Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Lembaga Falakiyah Gelar Rukyatul Hilal Bulan Muharram 1443 H Sore Ini

Lembaga Falakiyah Gelar Rukyatul Hilal Bulan Muharram 1443 H Sore Ini
Ilustrasi Tahun Baru Islam. (Foto: Dok. NU Online)
Ilustrasi Tahun Baru Islam. (Foto: Dok. NU Online)

Jakarta, NU Online
Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) akan melaksanakan rukyatul hilal bulan Muharram 1443 H pada Ahad (8/8) bertepatan dengan 29 Dzulhijjah 1442 H. LF PBNU telah menginstruksikan seluruh perukyat untuk dapat melaksankan hal tersebut.


“Lembaga Falakiyah PBNU menginstruksikan kepada para perukyah Nahdlatul Ulama se–Indonesia untuk melaksanakan rukyah awal bulan Muharram 1443 H pada hari Ahad Legi, 29 Dzulhijjah 1442 H / 8 Agustus 2021,” kata Ketua LF PBNU KH Sirril Wafa melalui surat Instruksi nomor 023/LF–PBNU/VIII/2021 yang ditandatangani pada Sabtu (7/8).


Data hisab LF PBNU menunjukkan keadaan hilal masih berada di bawah ufuk, tepatnya minus 1 derajat 57 menit 59 detik, dengan markaz Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, koordinat 6º 11’ 25” LS 106º 50’ 50” BT. Sementara konjungsi atau ijtimak bulan terjadi pada Ahad (8/8) pukul 20:47:50 WIB.


Berdasarkan hisab yang sama, maka diketahui parameter hilal terkecil terjadi di Kota Merauke Provinsi Papua dengan tinggi minus 3 derajat 48 menit, sedangkan parameter hilal terbesar terjadi di Kota Lhoknga Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, yakni tinggi minus 0 derajat 24 menit.


Artinya, tinggi hilal di seluruh Indonesia masih negative. Dengan demikian, saat matahari terbenam, hilal sudah di bawah ufuk.


LF PBNU menginstruksikan pelaksanaan rukyatul hilal harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Petugas rukyatul hilal dianjurkan telah menjalani vaksinasi dan dalam keadaan sehat wal afiat, serta diprioritaskan berusia di bahwa 50 tahun.


Tempat rukyatul hilal juga harus disterilkan dengan disinfektan. Di lokasi juga tersedian tempat cuci tangan dilengkapi dengan sabun dan atau cairan sanitasi tangan.


Adapun petugas yang melaksanakan rukyatul hilal maksimal berjumlah lima orang, terdiri atas operator instrumen, petugas sekretariat, dan hakim. Kelimanya juga diminta untuk selalu menjaga jarak minimal 2 meter.


LF PBNU memohon kepada para perukyah agar dapat melaporkan hasil rukyatul hilal dari tempatnya masing-masing melalui WhatsApp Group Hilal Record. Juga dapat dilaporkan kepada Bapak Nahari (081514240370), Bapak Rusli (08129777944), Bapak Adib (085726756747), Nufus (081315958421), atau Raji (085712559516).


Pewarta: Syakir NF
Editor: Musthofa Asrori
 


Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya