Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

Waket DPR Dorong Kemenkes Rekrut Relawan Nakes, Supir Ambulans, dan Penggali Kubur

Waket DPR Dorong Kemenkes Rekrut Relawan Nakes, Supir Ambulans, dan Penggali Kubur
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI H Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto: dpr.go.id)
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI H Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, NU Online

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI H Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Ami) mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka pendaftaran untuk merekrut relawan tenaga kesehatan (Nakes), supir ambulans, dan penggali kuburan yang khusus menangani pasien Covid-19. 


Untuk mewujudkan hal itu, ia meminta pemerintah untuk melakukan kerja sama dengan kampus-kampus kesehatan di berbagai daerah. Kemudian, mahasiswa kesehatan tingkat akhir bisa direkrut. Sebab dari segi kemampuan, Gus Ami menilai, mahasiswa tingkat akhir sudah memiliki pemahaman. Hanya saja, perlu ada pelatihan khusus sebelum melakukan tindakan.


“Kemenkes harus segera membuka pendaftaran relawan untuk menangani pasien Covid-19. Caranya, bisa dilakukan melalui kerja sama dengan kampus-kampus kesehatan di berbagai daerah,” tutur Gus Ami, dilansir dari situs resmi DPR, pada Rabu (7/7). 


“Mereka (mahasiswa) harus dilatih terlebih dahulu sebelum diterjunkan ke lapangan. Semester akhir sudah mempunyai kemampuan dasar dalam menangani pasien,” tambah Ketua Tim Pengawas Penanggulangan Bencana Covid-19 DPR RI itu


Selain itu, Gus Ami pun meminta pemerintah untuk segera membuka perekrutan relawan supir ambulans dan penggali kuburan. Kedua profesi itu juga tak kalah penting dalam penanganan Covid-19, terutama pada akhir-akhir ini angka kematian mengalami lonjakan cukup tinggi.


“Di beberapa rumah sakit juga tak kalah penting adalah supir ambulans. Ini harus diperbanyak agar penjemputan pasien Covid-19 terutama yang kritis bisa tertangani dengan baik dan cepat,” jelas Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.


Berdasarkan data yang dihimpun Satgas Penanganan Covid-19, pada 6 Juli 2021 terdapat penambahan kasus baru sebanyak 31.189 sehingga total mencapai angka 2.345.018 orang sejak Maret 2020.


Adapun pasien Covid-19 yang berhasil sembuh pada hari ini sebanyak 15.863 sehingga secara akumulatif tercatat 1.958.553 orang telah dinyatakan sembuh. Kemudian terdapat penambahan kasus meninggal sebanyak 728 sehingga total menjadi 61.868 orang telah meninggal setelah berjuang menghadapi Covid-19.


Penambahan kasus baru terbanyak terjadi di DKI Jakarta dengan total 9.439 kasus. Disusul Jawa Barat (7.239 kasus baru), Jawa Tengah (4.048), Jawa Timur (1.808), DI Yogyakarta (1.386), Kalimantan Timur (726), Nusa Tenggara Timur (632), Kepulauan Riau (586), Banten (457), dan Bali (424).


Data tenaga kesehatan yang gugur


Situs Lapor Covid-19 melaporkan bahwa terdapat 1.121 tenaga kesehatan Indonesia yang gugur dalam melawan Covid-19. Paling banyak gugur adalah dokter (434), disusul perawat (357), bidan (167), nakes lainnya (48), dokter gigi (46), ahli teknologi laboratorium medik (32), apoteker (10), rekam radiologi (6), dan sanitarian (5).


Kemudian terapis gigi, petugas ambulans, tenaga farmasi, dan pekerja elektromedik masing-masing tiga orang telah gugur. Terakhir telah gugur dua orang epidemiolog, seorang fisikawan medik dan entomolog kesehatan.


Pewarta: Aru Lego Triono

Editor: Fathoni Ahmad


Terkait

Parlemen Lainnya

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya