Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

Cara Mendaftar Jadi Orang Tua Asuh bagi Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Cara Mendaftar Jadi Orang Tua Asuh bagi Anak Yatim Piatu Korban Covid-19
Fitur Orang Tua Asuh di situs kawalmasadepan.com.
Fitur Orang Tua Asuh di situs kawalmasadepan.com.

Jakarta, NU Online

Salah seorang inisiator Kawal Masa Depan anak-anak yatim korban pandemi, Kalis Mardiasih melaporkan pada Senin (16/8) bahwa gerakan Kawal Masa Depan telah meluncurkan fitur terbaru bagi anak yatim korban Covid-19, yaitu fitur Orang Tua Asuh.


Fitur ini difungsikan untuk mempermudah orang yang berkomitmen untuk mendaftarkan diri sebagai pengasuh dari anak-anak yatim tersebut. Cara mendaftar klik Orang Tua Asuh.


“Fitur orang tua asuh merupakan fitur baru di kawalmasadepan.com. Jadi, orang bisa mendaftarkan dirinya sebagai orang tua asuh yang di situ ada komitmen tiap bulan ngasih,” kata Kalis salah satu Penggagas Kawal Masa Depan kepada NU Online via sambungan telepon, Kamis (19/8).


Diinformasikan, fitur tersebut juga menyediakan pilihan nominal mulai dari Rp 50.000-Rp 1.000.000. Selain itu, orang yang mendaftar jadi pengasuh juga berhak memilih jumlah anak yang hendak diasuhnya. Artinya, calon orang tua asuh bisa memilih satu atau lebih dari anak-anak yatim itu.


Kawal Masa Depan, gerakan yang juga dinisiasi oleh Ainun Najib dan Faiz Ghifari itu memiliki dua gelombang program santunan.


Pertama, santunan yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Kedua, beasiswa pendidikan yang masih dalam proses perencanaan. Namun, Kalis menyebutkan, pihaknya terus melakukan inovasi untuk membantu anak-anak yatim yang orang tuanya wafat karena Covid-19.


“Dari santunan itu, kemudian akan diverifikasi lagi ke tahap pemantauan untuk pendidikannya,” ujar Penulis asal Blora Jawa Tengah ini.


Gerakan yang selama ini konsen mencatat data kasus korban Covid-19, memprediksi ada sebanyak 50.000 anak Indonesia mendadak menjadi yatim/piatu, atau yatim-piatu karena orang tuanya meninggal terpapar Covid-19. 


Oleh karena itu, Kalis menyampaikan, pihaknya berkolaborasi dengan beberapa NGO atau yayasan dan komunitas lokal untuk menjangkau penerima manfaat lebih luas.


“Ada kolaborator-kolaborator, seperti Narasi dan Gusdurian Peduli. Dan untuk saat ini, sudah tercatat ada 700 lebih pendaftar (anak yatim),” tuturnya.

 
Ia menuturkan, untuk teknis pendaftaran anak yatim pihaknya menyediakan dua opsi, digital dan manual. Teknis pendaftaran digital dilakukan dengan mengisi formulir lewat situs kawalmasadepan.com dengan mengklik Daftar Yatim. Sementara, pendaftaran secara manual dilakukan dengan mengisi formulir lewat Gusdurian Peduli.


“Kami memahami bahwa keterbatasan kami itu kan soal akses informasi, karena kami hanya memusatkan informasi di sosial media. Jadi, kolaborator kami yang di lapangan ditugaskan untuk menjemput data anak yatim di daerah-daerah, itu Gusdurian Peduli, karena mereka sudah punya relawan di banyak kota,” tutur Kalis.


Cara berdonasi di Kawal Masa Depan


Dilansir dari situs kawalmasadepan.com, dijelaskan mengenai ketentuan berdonasi, yaitu buka situs kitabisa.com/KawalMasaDepan.com, klik 'Donasi Sekarang!', pilih nominal donasi yang diinginkan, pilih metode pembayaran: pembayaran instan, virtual account, transfer bank, maupun kartu kredit dengan minimal donasi Rp 10.000.


Untuk metode pembayaran instan dan virtual account, isi nominal donasi, nama lengkap, dan nomor ponsel/email, kemudian, Klik 'Lanjutkan Pembayaran'. 


Hingga Kamis (19/8/2021), total donasi yang terkumpul sebanyak Rp 1.221.342.419 dari 15.706 donatur.


Kontributor: Syifa Arrahmah

Editor: Fathoni Ahmad


Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya