Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Berbagai Fungsi Pendampingan Orang Tua saat Anak Belajar Daring

Berbagai Fungsi Pendampingan Orang Tua saat Anak Belajar Daring
Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta, NU Online

Rentang usia siswa sekolah dasar kini didominasi oleh generasi Alpha. Tak bisa dimungkiri, generasi Alpha yang merupakan anak sah digital, memiliki beragam aktivitas yang sangat dekat dengan penggunaan gawai. Generasi Alpha sendiri ialah mereka yang lahir tahun 2010 dan setelahnya. Ciri-ciri utama generasi ini adalah dikenal sudah melek teknologi sejak dini.

 

"Generasi Alpha ini sudah bisa dipastikan bahwa mereka akan lebih akrab dengan teknologi,"  jelas Widya Rahmati Al-Nur saat mengisi Workshop Daring Kiat Pendampingan Belajar Digital Generasi Alpha, Jumat (3/9/2021)

 

Keakraban antara generasi Alpha dengan gawai tersebut kini tampak menimbulkan keresahan. Berdasarkan data dari Journal of Integrated Elementary Education, menunjukan betapa rendahnya tingkat keefektifan pembelajaran daring bagi siswa sekolah dasar, yakni berada di angka 39,6 persen selama pandemi sekarang ini. 

 

Menghadapi kasus tersebut, peran orang tua maupun guru sangat penting guna menjembatani keterpurukan pemahaman siswa selama belajar daring. 

 

Dalam workshop yang terselenggara antara NU Online dan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) ini Widya menjelaskan beberapa peran penting bagi orang tua dan guru yang dapat menunjang proses pembelajaran daring anak. Antara lain orang tua sebagai pendukung, fasilitator, katalisator dan filter informasi, serta konsultasi. 

 

"Orang tua sudah selayaknya mendukung pembelajaran yang dilakukan anak. Kemudian, memfasilitasi yang tidak hanya untuk kebutuhan barang, tapi juga sebagai orang yang nyaman untuk diajak bekerjasama," kata Widya.

 

Tak berhenti di situ, peran orang tua menjadikan adanya filter informasi. Pasalnya saat ini  internet membuka jaringan informasi seluas-luasnya dan tanpa batasan. "Jadi, orang tua harus jeli dan pandai memfilter mana yang layak dikonsumsi anak dan mana yang tidak," jelas Dosen pada program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UNUSAI ini.

 

Perempuan kelahiran Cilacap, Jawa Tengah itu menambahkan, peran-peran orang tua tersebut ditujukan agar bisa memunculkan rasa nyaman pada anak untuk bercerita tentang kendala mereka  ketika sedang menghadapi persoalan saat belajar. 

 

"Sebagai orang yang menerima konsultasi, menjadi teman yang baik, agar anak-anak merasa ketika mereka ada kesulitan mereka jadi punya kawan," tuturnya.

 

Workshop Daring Kiat Pendampingan Belajar Digital Generasi Alpha adalah salah satu agenda mingguan. Pada Jumat ini workshop memasuki seri keempat. Workshop diadakan untuk mendekatkan antara UNUSIA dengan masyarakat lewat pembahasan dan solusi dari persoalan-persoalan kekinian.

 

Kontributor: Nuriel Shiami Indiraphasa
Editor: Kendi Setiawan

 

 



Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya