Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Fatayat NU Mesir Tegaskan Perjuangan Kartini Buka Jalan Pendidikan bagi Perempuan

Fatayat NU Mesir Tegaskan Perjuangan Kartini Buka Jalan Pendidikan bagi Perempuan
Ketua PCI Fatayat NU Mesir, Ustadzah Tanzila Feby (jilbab merah). (Foto: dok. istimewa)
Ketua PCI Fatayat NU Mesir, Ustadzah Tanzila Feby (jilbab merah). (Foto: dok. istimewa)

Jakarta, NU Online

Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Fatayat Nahdlatul Ulama Mesir, Ustadzah Tanzila Feby mengungkapkan kenyamanan perempuan Indonesia mengenyam ilmu setinggi-tingginya merupakan salah satu jasa RA Kartini. Ia memelopori kesetaraan derajat antara laki-laki dan perempuan.


Tanzila berharap, peringatan Hari Kartini 21 April terefleksi melalui aktualisasi diri agar perjuangan hak-hak perempuan terus berjalan.


"Seyogianya kita menghargai usaha ibu Kartini dengan mengusahakan bagaimana perempuan sekarang harus berani tampil di depan," kata Tanzila saat dihubungi NU Online, Selasa (20/4).


Tanzila menuturkan, terkadang hambatan dari rasa malu berlebihan seringkali menghalangi perempuan untuk tampil di hadapan publik. Padahal kontribusi perempuan mempunyai pengaruh cukup besar.


Dia berharap dengan membangun kesadaran diri terus-menerus dapat memastikan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan mengakar kuat dalam pola pikir, tindakan, dan budaya.


"Malu boleh tetapi ketika malu itu berlebihan dan ternyata justru menggugurkan kemaslahatan yang lebih besar, itu sangat disayangkan," tuturnya.


Tanzila mengajak, momentum Hari Kartini yang beriringan dengan hari lahir ke-71 Fatayat NU menjadi jalan menyampaikan aspirasi-aspirasi Kartini di bidang pendidikan dengan cara pandang luas dan mampu memanfaatkannya sebaik mungkin. 


"Kita lihat banyak tokoh perempuan inspiratif di sekitar kita yang memiliki pengaruh di masyarakat," tuturnya.


"Dengan pandangan yang terbuka kita juga termotivasi menjadi layaknya seperti itu, dengan meneruskan perjuangan ibu Kartini bahwa perempuan bisa menjadi sosok yang berpengaruh di segala aspek dan lini kehidupan," imbuh dia. 


Kontributor: Syifa Arrahmah

Editor: Fathoni Ahmad


Terkait

Internasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya