Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Lembaga Falakiah NU Kota Semarang Adakan Pelatihan Falak

Lembaga Falakiah NU Kota Semarang Adakan Pelatihan Falak
Lembaga Falakiah NU Kota Semarang, Sabtu (21/9) (Foto: NU Online/Muhammad Shofa)
Lembaga Falakiah NU Kota Semarang, Sabtu (21/9) (Foto: NU Online/Muhammad Shofa)
Semarang, NU Online
Pengurus Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (PC LFNU) Kota Semarang, Jawa Tengah mengadakan Pelatihan dan Praktik Falak. Pelatihan ini diadakan di Aula Attaqiy Pesantren Life Skill Daarun Najaah, Sabtu (21/9) pukul 08:00-16.300 WIB.
 
Pelatihan mengusung tema Membumikan Ilmu Falak untuk Mengabdi kepada Umat dengan harapan mampu melatih para peserta menularkan ilmunya kepada masyarakat. Acara ini diikuti 150 peserta perwakilan dari seluruh Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama se-Kota Semarang, perwakilan dari pesantren se-Kota Semarang, pemerhati dan mahasiswa ilmu falak.

Ahmad Fuad Al-Anshari, Ketua PC LFNU Kota Semarang berharap para peserta dapat mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu langka ini ke komunitas masing-masing.
 
KH Hanif Ismail, Rais Syuriyah PCNU Kota Semarang mengatakan illmu falak merupakan bagian dari ilmu Islam. "Ilmu ini jarang dipelajari oleh orang Islam. Saya bangga ada pesantren (Life Skill) yang menekuni ilmu falak," ujar mantan Sekretaris PWNU Jawa Tengah dalam sambutannya.
 
Pelatihan menghadirkan empat pemateri yaitu KH Slamet Hambali, KH Ahmad Izzuddin, M Shofa Mughtanim dan Ahmad Fuad Al-Anshary dengan materi Penentuan Arah Kiblat, Awal Salat, Problematika Awal Bulan dan Praktik Menentukan Arah Kiblat.
 
Antusisme peserta dalam mengikuti pelatihan terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan saat sesi tanya jawab.  Izzuddin salah satu perwakilan MWCNU Kecamatan Tembalang menuturkan acara semacam ini perlu sering dilakukan untuk menambah pengetahuan masyarakat. Sehingga, dalam penentuan arah kiblat, waktu shalat, dan awal bulan tidak ada kesalahpahaman, khususnya dari Nahdhiyin itu sendiri.
 
Kontributor: Muhammad Shofa
Editor: Kendi Setiawan

 

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya