Daerah

Cetak Instruktur Andal, IPNU-IPPNU Jember Gelar Pelatihan

Ahad, 8 November 2020 | 05:30 WIB

Cetak Instruktur Andal, IPNU-IPPNU Jember Gelar Pelatihan

Panitia pelatihan instruktur dan pelatih berfoto bersama. (Foto: NU Online/Aryudi A Razaq)

Jember, NU Online
Kendati wabah Corona tak kunjung berakhir, namun  Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Jember Jawa Timur, tidak lesu darah. Mereka tetap bersemangat untuk menggelar acara organisasi. Hal ini dibuktikan dengan penyelenggaraan Pelatihan Infrastruktur dan Pelatih di aula MIMA 33 Tarbiyatul Islamiyah, Desa Karanganyar, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Kamis hingga hari ini, Ahad (8/11).


Pelatihan tersebut diikuti oleh 25 peserta dari hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Jember. Untuk bisa mengikuti pelatihan tersebut, peserta diseleksi dulu oleh panitia. Menurut Ketua PC IPPNU Jember, Aini Viki Mardiyani, awalnya calon peserta mencapai 50-an orang, namun setelah diseleksi menjadi 25 orang.


“Kenapa perlu diseleksi, karena  ini pelatihan pelatih. Jadi ada kriterianya untuk ikut ini (pelatihan),” ucapnya di sela-sela acara.


Mahasiswa Universitas Terbuka itu menambahkan pelatihan tersebut sangat penting sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas personal. Diakuinya bahwa selama ini IPNU-IPPNU memang kekurangan insruktur yang mumpuni sehingga ketika ada pelatihan, tak jarang mengundang instruktur  dari luar Jember.


“Tapi saat ini kami sedang menyiapkan itu (pelatih),” jelasnya.


Viki, sapaan akrabnya, menambahkan, lulusan dari pelatihan tersebut, selain akan difungsikan sebagai pelatih, juga menjadi pendamping kader IPNU-IPPNU yang akan mengikuti Masa Kesetiaan Anggota (Makesta), Latihan Kader Muda (Lakmud), dan sebagainya.  Katanya, selama ini cukup banyak pelatihan, tapi tidak ada tindak lanjut nyata setelah pelatihan itu.


“Yang susah ‘kan merawat kader-kader yang banyak itu. Maka ke depan, kader IPNU-IPPNU harus dirawat agar semakin mantap berorganisasi,” terangnya.


Sementara itu, Ketua PC IPNU Jember, Ardi Wiranata menekankan pentingnya IPNU-IPPNU memilki pelatih dan instruktur yang andal. Sebab, ke depan akan semakin banyak kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan kader IPNU-IPPNU. Menurutnya, peningkatan kapasitas adalah suatu keniscayaan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.


“Kader IPNU-IPPNU harus punya kemampuan untuk bersaing,” terangnya.


Saat ini dan ke depan, lanjut Ardi, program-program IPNU-IPPNU lebih ditekankan kepada pendampingan dan  pemberdayaan masyarakat.  Di masa Covid-19 ini, beberapa Pimpinan Anak Cabang (PAC) bahkan memberikan pendampingan pembelajran bagi murid-murid dengan tatap muka, dan tanggapan masyarakat cukup bagus.


“Ke depan kita dorong PAC-PAC agar juga memberikan pendampingan di tengah-tengah masayarakat, khusunya dalam pembelajaran murid-murid,” pungkasnya.

 
Pelatihan yang berlangung selama lima hari tersebut didampingi oleh 4 orang  dari PW IPNU-PW IPPNU Jawa Timur.


Pewarta:  Aryudi A Razaq
Editor: Muhammad Faizin