Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Wakil Ketua DPR Dorong Masyarakat Jombang Bangkit di Tengah Pandemi

Wakil Ketua DPR Dorong Masyarakat Jombang Bangkit di Tengah Pandemi
Wakil Ketua DPR RI, H Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto: dok. FPKB)
Wakil Ketua DPR RI, H Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto: dok. FPKB)

Jakarta, NU Online

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) H Abdul Muhaimin Iskandar mengajak masyarakat Jombang bangkit dari ketidakberdayaan ekonomi sosial dan politik di tengah pandemi Covid-19.


Pandemi Covid-19, menurut legislator yang akrab disapa Gus Ami itu, membuat ketidakberdayaan masyarakat. Jelas kondisi tersebut berpengaruh di sistem ekonomi, sosial maupun politik.


"Dampak dari pandemi Covid-19 berperngaruh ke kehidupan masyarakat. Pola hidup terasa berhenti mulai ekonomi, pendidikan hingga sosial," katanya pada peserta yang hadir di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Jombang, Jumat, (5/3) sebagaimana dilansir pkb.id.


Gus Ami juga menyampaikan bahwa suasana sosial saat ini berubah total. Seluruh kegiatan pun menjadi terbatas dan wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat.


"Tentunya kita semua harus lebih hati-hati. Kegiatan yang bersifat umum jadi terbatas," kata Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.


Lebih lanjut, Gus Ami mengatakan bahwa Indonesia sedang bekerja keras. Ia menyebut Menteri Kesehatan 2019-2020 Terawan Agus Putranto yang tengah mencari vaksin yaitu vaksin Nusantara.


"Beberapa negara seperti China, Inggris sudah menemukan. Ketidakberdayaan inilah yang membuat kita terbatas dari berbagai sisi kehidupan," ucap anggota Parlemen asal Jombang itu.


Perguruan Tinggi (PT) juga, lanjut Gus Ami, bisa menjadi solusi di balik ketidakberdayaan ekonomi, pendidikan juga kehidupan di tengah suasananya seperti ini. Dunia kampus, katanya, nanti tidak hanya sekedar menerapkan teori, namun juga praktik.


"Kampus punya peran penting untuk di suasana seperti ini. Karena di dalamnya ada kaum intelektual yang kedepan, tidak hanya siap secara teori, namun secara praktik. Dan suasana ini tentunya akan menunjang sebuah gagasan," pungkasnya.


Pewarta: Syakir NF

Editor: Fathoni Ahmad


Terkait

Parlemen Lainnya

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya