Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Arab Saudi Targetkan 3,5 Juta Jamaah Masjidil Haram dalam Satu Bulan

Arab Saudi Targetkan 3,5 Juta Jamaah Masjidil Haram dalam Satu Bulan
Jamaah umrah di masjidil haram. (Foto: Haramain)
Jamaah umrah di masjidil haram. (Foto: Haramain)

Makkah, NU Online
Pemerintah Arab Saudi mengumumkan bahwa sampai dengan saat ini sudah ada 10 juta jamaah yang telah melaksanakan ibadah umrah dengan protokol kesehatan sejak 4 Oktober 2020. Kesuksesan ini menjadikan Arab Saudi optimis terus menambah jamah umrah dari luar negeri untuk beribadah di dua masjid suci, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.


Arab Saudi pun saat ini menargetkan 3,5 juta jamaah dalam sebulan bisa mengunjungi Masjidil Haram dan menjalankan ibadah umrah. Deputi Kementerian Haji dan Umrah Abdulfattah bin Sulaiman Mashat mengungkapkan bahwa saat ini kapasitas yang ditetapkan adalah 70 ribu jamaah per hari.


Sejak 10 Agustus 2021 lalu, Kementerian Urusan haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan lebih dari 12 ribu visa bagi para jamaah umrah. Kebijakan ini terus di imbangi dengan upaya perlindungan kesehatan dan keamanan jamaah serta terus mengingatkan untuk senantiasa mengikuti peraturan pencegahan Covid-19.

 


“Vaksinasi penuh menjadi syarat untuk memberikan izin umrah yang ingin berkunjung ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi,” jelasnya dilansir Arabnews, Sabtu (18/9).


Izin ini dikeluarkan melalui aplikasi Tawakkalna yang harus dimiliki oleh jamaah yang ingin beribadah di dua masjid suci umat Islam tersebut.


Mashat menambahkan bahwa Arab Saudi membuka kembali perjalanan ibadah umrah dari negara lain mulai 10 Agustus lalu. Sistem prosedur, pengawasan, dan persyaratan kedatangan, termasuk bukti lengkap vaksinasi dipersiapkan dengan berkoordinasi bersama semua otoritas terkait. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan para jamaah.

 

 

Otoritas Arab Saudi pun terus melakukan update pembaharuan daftar negara yang warga negaranya bisa masuk ke negara kaya minyak tersebut. Pertimbangan dan kriteria yang diambil adalah berdasarkan perkembangan pandemi dan indikator kesehatan di negara tertentu.


Ia menyebut jumlah orang yang berkunjung ke Arab Saudi dari berbagai negara terus mengalami peningkatan. Para pendatang tersebut harus melakukan registrasi status vaksinasi Covid-19 72 jam sebelum terbang ke Arab Saudi.


Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Kendi Setiawan

 

 


Terkait

Internasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya