Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Satgas NU Peduli Covid-19 Bekasi Vaksinasi 500 Santri di Pesantren Mahasina

Satgas NU Peduli Covid-19 Bekasi Vaksinasi 500 Santri di Pesantren Mahasina
Pemberian kepada 500 santri dan dewan guru di Pondok Pesantren Mahasina, Jatiwaringin, Kota Bekasi, Jawa Barat melalui program Jaga Kiai. (Foto: NU Online l/Suci Amaliyah)
Pemberian kepada 500 santri dan dewan guru di Pondok Pesantren Mahasina, Jatiwaringin, Kota Bekasi, Jawa Barat melalui program Jaga Kiai. (Foto: NU Online l/Suci Amaliyah)
Bekasi, NU Online 
Satuan Tugas (Satgas) Peduli Covid-19 Nahdlatul Ulama (NU) Kota Bekasi ambil bagian dalam ikhtiar lahir dengan mengadakan vaksinasi Covid-19 kepada 500 santri dan dewan guru di Pondok Pesantren Mahasina, Jatiwaringin, Kota Bekasi, Jawa Barat melalui program Jaga Kiai, Ahad (8/8). 
 
Kegiatan vaksinasi dimulai pukul 09.00 WIB pagi. Berdasarkan laporan panitia dari 500 peserta ada sekitar 20 orang dari santri putra maupun putri tidak lolos tahap screening vaksin sebab memiliki riwayat penyakit asma dan tensi darah yang terlalu tinggi atau rendah. Adapun jenis vaksin yang diberikan adalah produk Sinovac.
 
Ketua Satgas Covid-19 NU Kota Bekasi Wildan Fathurrahman mengatakan, kegiatan vaksinasi di pesantren dalam rangka menyukseskan program pemerintah. “Kegiatan ini dalam rangka mendukung program vaksinasi yang diluncurkan pemerintah beberapa waktu lalu, terutama di lingkungan pondok pesantren,” kata dia di sela vaksinasi. 
 
Acara vaksinasi ini diselenggarakan oleh Satgas NU Peduli Covid-19 Kota Bekasi bekerja sama dengan Kementerian Agama RI, Baznas RI dan kepolisian RI. Pimpinan Pondok Pesantren Mahasina, KH Abu Bakar Rahziz berharap vaksinasi menjadi ikhtiar agar para santri, kiai dan dewan guru tetap sehat di masa pandemi. 
 
Pimpinan Baznas RI, Ahmad Sudrajat menambahkan, vaksinasi di pesantren sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap para santri sebagai generasi masa depan bangsa yang akan menjadi penerus ulama dan pemimpin bangsa.
 
“Ayo! Sukseskan program vaksinasi pesantren. Jangan sampai di antara kita ada yang termakan hoaks tentang bahaya vaksin sebab semua itu tidak benar,” ajaknya di hadapan para santri Pondok Pesantren Mahasina, Bekasi.
 
Di lokasi yang sama, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI, Waryono menjelaskan pentingnya vaksinasi untuk membantu herd imunity. “Vaksinasi kepada para santri penting untuk membantu percepatan kekebalan imunitas Covid-19 secara komunal,” jelas dia.
 
Hal yang sama dijelaskan dr Makky Zamzami bahwa vaksinasi penting dilakukan agar herd imunity terbentuk serta para kiai dan santri terjaga dari bahaya Covid-19 yang masih mengintai negeri. 
 
“Kegiatan vaksinasi di lingkungan pondok pesantren semoga menjadi ikhtiar bersama dalam menjaga para kiai dan santri dari bahaya Covid, sekaligus menegaskan pentingnya vaksin agar pandemi segera berakhir,” tandasnya.
 
Kontributor: Suci Amaliyah
Editor: Syamsul Arifin 


Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler Daerah

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×