Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Masyarakat Indonesia di Tripoli Peringati Maulid Nabi

Masyarakat Indonesia di Tripoli Peringati Maulid Nabi
Tripoli, NU Online
Masyarkat serta Mahasiswa Indonesia di Tripoli Libya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Delegasi Muktamar Tasawuf pada Jum'at malam (11/1) di komplek Kedutaan Besar Republik Indonesai (KBRI) Tripoli.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ahmad Soleh Amin, mahasiswa Kuliyah Dakwah Islamiyah. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Duta Besar Indonesia untuk Libya Drs Sanusi.<>

"Saya atas nama masyarakat Indonesia di Libya menghaturkan banyak terima kasih kepada para Delegasi Muktamar yang telah menyempatkan waktu untuk hadir di acara ini. Semoga para Kiai dapat memberi pencerahan kepada Masyarkat serta Mahasiswa Indonesia," sambut Dubes.

Setelah itu, sebelum acara inti ceremah agama yang disampaikan oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dimuali, tim Hadroh PCINU Libya Al-Akhdlor yang dimotori oleh Ahmad Ridho Rahman menyuguhkan lantunan sholawat yang menyihir para hadirin karena mayoritas personilnya merupakan mahsiswa baru yang datang Januari kemarin dan juga lihai memainkan rebana.

Dalam ceramahnya, setelah memperkenalkan seluruh Delegasi Muktamar dan sejarah tarekat-tarekatnya, Kang Said menjelaskan sejarah Nabi Muhammad Saw secara singkat yang bermuara pada nilai universalitas Islam yang dibawanya.

"Inti dari ajaran Islam adalah kemanusiaan, istilah Al-Qur'annya rahmatan lil 'alamin. Sehingga nantinya diharapkan umat Islam mampu mewujudkan komunitas bangsa yang tamaddun. Tidak hanya pribadi yang diperhatikan, tetapi juga peduli pada masyarakat sekeliling," jelas Kang Said.

Di samping itu pula Kang Said menyinggung tasawuf yang dapat membangun karakter dan jati diri umat Islam dalam menghadapi era globalisasi. Acara diakhiri dengan Dzikir yang dipimpin oleh Ustadz Arifin Ilham dan kemudian ditutup doa yang dipimpin oleh KH Ali Mas'adi dari Mojokerto. (swn)


Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Warta Lainnya

Terpopuler Warta

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×