Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Haul KH Ahmad Sjaichu Diperingati

Haul KH Ahmad Sjaichu Diperingati
Depok, NU Online
Haul KH Ahmad Sjaichu, salah seorang tokoh PBNU, diperingati bersamaan dengan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pesantren Al-Hamidiyah yang merupakan peninggalannya, masih tetap eksis dalam melanjutkan perjuangannya dalam dakwah syiar agama Islam.

Ketua Yayasan Islam Al-Hamidiyah DR. H. Imam Soesanto Sjaichu mengaku akan terus melanjutkan perjuangan ayahnya dengan tetap berkhidmad dengan berupaya semaksimal mungkin mencetak kader ulama.<>

”Kita terus berupaya, salah satunya di sekolah terdapat sekolah khusus keagamaan. Meski jumlahnya tidak sebanyak sebanyak pelajar lainnya, secara khusus sudah bisa diharapkan menjadi kader ulama masa depan. Tentunya, mendapatkan pendidikan kkhusus dan setelah keluar bisa bermanfaat bagi masyarakat,”ujarnya pada Duta Masyarakat. Pesantren Al-Hamidiyah, Jl. Raya Sawangan, KM. 2, NO. 12, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Ahad (20/2).

Imam mengaku, KH. Ahmad Sjaichu tetap menjadi sosok pemimpin dalam keluarga dan masyarakat pada umumnya. Secara fisik, imbuhnya, pesantren Al-Hamidiyah sudah berkembang secara pesat. Dirinya mengaku mendapatkan amanah darinya untuk melanjutkan Pesantren Al-Hamidiyah. “Saya masih ingat, waktu itu ditanya siapa yang akan melanjutkan Pesantren,”terang Putra pertama ini.

Ia menambahkan, masih banyak yang harus dilakukan dalam pembenahan Pesantren tersebut. Selama ini, lanjutnya, banyak lulusan sekolah tersebut masuk Perguruan Tinggi Negeri. Dirinya berharap di masa mendatang agar lebih banyak santrinya yang mendalami pada bidang keilmuan agama Islam. Meski begitu, lanjutnya, melalui kajian Islam dalam salah satu bagian dari bidang yang menangani pendidikan agama Islam dan tradisi pesantren sebagai pencetak kader ulama.

Melalui Kajian Islam Al-Hamidiyah, imbuhnya, metode pendidikan pesantren di kembangkan. Salah satunya, imbuhnya, dengan menekankan pada sistem pendidikan pesantren secara terukur dan tearah. Secara khusus, imbuhnya, dirinya berharap dapat meneruskan semangat dan perjuangan KH. Ahmad Sjaichu dengan tetap menjalankan Pesantren peninggalannya.

“Kita berharap di Haul ke-16 KH. Ahmad Sjaichu ini kita selalu eksis dan melanjutkan perjuangannya,” terang ketua Persatuan Ahli Bedah Plastik Indonesia (PERAPI) ini.

Di tempat yang sama, Ketua MUI Kota Depok KH. Dimiyati Badruzaman menuturkan, untuk meneruskan perjuangan KH. Ahmad Sjaichu salah satunya Pesantren harus berani melakukan perubahan. Salah satunya, dengan mendatangkan pengajar cukup berkompeten dalam bidang agama dan memberikan pengarus yang cukup signifikan terhadap pendidikan dah mencetak kader ulama.

Dalam acara haul tersebut, bersamaan pula diselenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penceramah KH. Makmur Murod. Wakil Walikota Depok KH. Idris Abdul Somad turut serta memberikan sambutan. Selain itu, juga diadakan pembagian hadiah juara lomba Barzanji se-jabodetabek yang diselenggarakan oleh PC Fatayat NU Depok. (aan)


Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Warta Lainnya

Terpopuler Warta

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×