Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Innalilllahi, Mustasyar PCNU Solo Prof Hermanu Djoebagio Wafat

Innalilllahi, Mustasyar PCNU Solo Prof Hermanu Djoebagio Wafat
Almarhum Prof Hermanu (Foto: FB Prof Hermanu)
Almarhum Prof Hermanu (Foto: FB Prof Hermanu)

Solo, NU Online  
Inna lillahi wainna ilaihi raajiuun, kabar duka kembali datang dari Solo, Jawa Tengah. Belum genap satu bulan wafatnya KH Abdullah Asy’ari, warga nahdliyin Solo kembali harus ditinggalkan salah satu mustasyarnya, Prof Hermanu Djoebagio, yang juga Guru Besar Sejarah FKIP UNS wafat di kediamannya di Solo, Jumat (6/11) malam.

 

Prof Hermanu, yang lebih dikenal sebagai salah satu pakar sejarah Islam dan Kepala Studi Pengamalan Pancasila (PSPP) UNS, juga tercatat sebagai Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surakarta, baik di periode kepengurusan saat ini maupun di beberapa periode kepengurusan sebelumnya.

 

Wakil Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KHM Dian Nafi, mengenang pribadi Prof Hermanu sebagai sosok pendidik yang sangat baik. “Semoga segera muncul penerus kebaikan beliau,” kata Pengasuh Pesantren Al-Muayyad Windan Kartasura itu.

 

Sebagai seorang akademisi, Prof Hermanu juga dekat dengan aktivis mahasiswa. Ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surakarta Putri Lestari masih mengingat beberapa pesan yang diberikan kepadanya. “Beliau sosok yang bersemangat. Sering mendorong kami, para kaum muda untuk terus berkarya, seperti menulis buku,” kata Putri.

 

Senada dengan Putri, Sekretaris Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Surakarta Joko Priyono juga terkenang dengan motivasi dari Prof Hermanu untuk produktif dalam berkarya. Salah satu karya tulis Prof Hermanu berjudul 'Biografi Politik Paku Buwana X: Studi Gerakan Islam dan Kebangsaan di Keraton Surakarta', yang dikembangkan dari disertasinya.

 

“Sebagai seorang mahasiswa yang menempuh program sarjana, setidaknya harus membaca minimal 200 judul buku, Mas. Pascasarjana minimal 500 judul buku dan Doktor minimal 1000 judul buku,” ungkap Joko.

 

Menurut keterangan yang diterima NU Online dari pihak keluarga, almarhum Prof Hermanu Joebagio akan dimakamkan di Pemakaman Bibis Luhur, Nusukan, Banjarsari, Surakarta, Sabtu (7/11) pukul 13.00 WIB. Semoga Allah mengampuni dosa beliau, Prof Hermanu, melapangkan kuburnya. Amin. Lahul fatihah.

 

Kontributor: Ajie Najmuddin
Editor: Abdul Muiz
 



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Obituari Lainnya

Terpopuler Obituari

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×