Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Wirda Mansur: Rezeki Itu Diundang, Bukan Ditunggu

Wirda Mansur: Rezeki Itu Diundang, Bukan Ditunggu
Wirda Mansur. (Foto: Instagram)
Wirda Mansur. (Foto: Instagram)

Jakarta, NU Online

Pegiat konten milenial Wirda Salamah Ulya Mansur atau Wirda Mansur menjelaskan bahwa setiap orang termasuk generasi milenial pernah merasakan keterpurukan ekonomi yang kerap membuat kalut dan sedih. Hal itu akan semakin terasa jika pada saat yang bersamaan ada kebutuhan mendesak yang harus terpenuhi.


"Jadi tentunya kita membutuhkan rezeki dalam bentuk uang. Nah, pertanyaannya bagaimana caranya agar kita mendapatkan rezeki berlimpah? Kita harus berani menatap masa depan dengan keyakinan bahwa Allah sudah menjaminnya untuk kita. Karena rezeki itu diundang, bukan ditunggu," tegas Wirda dalam channel youtubenya, kemarin.


Penulis buku Unlimited You ini menerangkan ada berbagai macam cara untuk mengundang rezeki datang. Di antaranya adalah dengan memperbanyak sedekah yang ia sebut sebagai salah satu jalan pintas melapangkan rezeki. 


"Yang kedua, membaca amalan-amalan seperti membaca zikir. Ini amalan nenek yang diturunkan ke Ayah dan lalu diturunkan juga ke saya, yaitu, Ya Fattahu Ya Rozzaq baca 100 kali sehari," terang putri Ustadz Yusuf Mansur ini.


Kemudian, Wirda juga membuat gerakan membaca Waqiah selama 30 Hari (W30H) yang memiliki keunggulan sebagai surat membawa rezeki. 


"There's so many ways, ada banyak banget cara-cara yang teman-teman bisa aplikasikan untuk menuju kelapangan rezeki ini," tutur Duta Al-Qur'an New York ini. 


Sosok Wirda yang terkenal akrab dengan para pengikutnya menjadi tolok ukur kesuksesan setiap karir yang ia jalani. Sebab ia yakin, semakin banyak menebar kebaikan kepada setiap orang maka akan semakin banyak pula kebaikan yang dapat dituai.


"Kadang-kadang masih banyak banget orang yang individualis, jadi dia tidak mempedulikan keluarganya, kerabatnya, sahabatnya. Padahal perbuatan baik itu pasti akan mencari pelakunya lagi. Begitu pula dengan kejahatan," jelasnya. 


Kendati demikian, meskipun terdapat banyak cara dan amalan yang bisa dijadikan jalan penjemput rezeki, kata Wirda, hal itu perlu diseimbangkan juga dengan ikhtiar dan bekerja sebagai syarat dan ketentuannya. 


"Siapa yang berusaha dia yang akan berhasil. Walaupun memang rezeki sudah dijamin oleh Allah, tetapi bukan berarti kita tidak bisa menambah porsi rezeki yang telah Allah tetapkan," paparnya. 


"Boleh gak kita minta Allah tambahin? Boleh bangetlah. Dengan cara apa? Ya kita berbuat dengan cara yang lebih daripada yang lain," imbuh dia. 


Kontributor: Syifa Arrahmah 

Editor: Fathoni Ahmad


Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya