Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Terjemahkan Karya Didi Kempot, Kiai Said Ingin Lagu 'Bapak' Jadi Inspirasi

Terjemahkan Karya Didi Kempot, Kiai Said Ingin Lagu 'Bapak' Jadi Inspirasi
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menerjemahkan ke dalam Bahasa Arab lagu 'Bapak' karya almarhum Didi Kempot. (Foto: NU Online)
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menerjemahkan ke dalam Bahasa Arab lagu 'Bapak' karya almarhum Didi Kempot. (Foto: NU Online)

Jakarta, NU Online

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menerjemahkan ke dalam Bahasa Arab lagu Bapak karya almarhum Didi Kempot. Lagu ini diterjemahkan ke dalam bahasa Arab berjudul Ya Abataah, dinyanyikan oleh Wafiq Azizah. Proses produksi lagu Ya Abataah dikerjakan oleh tim NUPro Management, dan telah diluncurkan di Youtube NU Pro.

 

Terkait penerjemahan ini, Kiai Said menyampaikan beberapa hal. Menurut Kiai Said, syairnya merupakan sebuah renungan yang sangat dalam. Seorang ayah merupakan wakil dari Allah, yang berfungsi tarbiyah atau mendidik, mengajar.

 

"Allah itu Rabbul 'alamiin, Rabbunnas, Rabbul aulaad. Allah itu yang menciptakan manusia, menciptakan anak. Nah, ayah ini, merupakan murabbi, yang memelihara, yang menindaklanjuti, apa yang telah diciptakan oleh Allah," kata Kiai Said Aqil Siroj, Rabu (10/6).

 

Kemudian, kata Kiai Said, Allah menciptakan anak, dengan segala potensinya, ada indra pendengaran, ada penglihatan, ada hati. Maka, bapaklah yang bertanggungjawab tarbiyah. 

 

"Apa tarbiyah itu? Yakni, menindaklajuti, meneruskan, menyempurnakan apa yang dimulai oleh Allah. Nah, Allah menciptakan anak, sedangkan bapak murabbil aulaad," papar Kiai Said.

 

Kiai Said mengatakan, syair-syair yang dilantunkan oleh Didi Kempot ini sangat merdu. Dengan kesederhanaannya, dengan struktur kata-kata syairnya, dengan konten yang sangat bernilai.

 

"Maka mudah-mudahan, saya mendorong kepada para pendengarnya untuk ingat kepada Allah, dzikir kepada Allah, dari hatinya yang tulus, dari jiwanya yang tulus. Bukan hanya dzikir oral, bukan hanya dzikir lisan, tapi betul-betul ingin mendekatkan diri kepada Allah," kata Kiai Said.

 

Selain itu, Kiai Said berharap lagu Bapak bisa menjadi inspirasi. Syair itu bahasa apa saja yang penting indah. "Nah, saya mau menterjemahkan ke dalam bahasa Arab, agar dipahami kalangan yang lebih luas, khususnya bagi santri dan komunitas Muslim di negeri-negeri yang berbahasa Arab," imbuhnya.

 

"Mudah-mudahan, menjadi motivasi agar Bapak-bapak semua menjadi bapak yang bertanggungjawab pada anak-anaknya, baik urusan maisyah, nafaqah maupun urusan pendidikan," harap Kiai Said.

 

Ketua Umum Pagar Nusa, M Nabil Haroen yang berperan sebagai produser eksekutif lagu tersebut menyampaikan, ketika pihaknya penyelenggarakan Konser Akbar Ambyar di Boyolali, Wafiq Azizah menjadi bintang tamu yang menyanyikan lagu Bapak. Lagu Bapak selama ini nyaris tidak pernah diselesaikan Didi Kempot saat bernyanyi, karena sangat dalam maknanya.

 

"Wafiq Azizah dinilai cukup sukses menyanyikan lagu ini. Kemudian, di belakang layar, Mas Didi Kempot menyampaikan kepada saya untuk menerjemahkan lagu ini ke Bahasa Arab dan dinyanyikan lagi oleh Wafiq Azizah," kata Gus Nabil.

 

Gus Nabil mengakui sampai Didi Kempot meninggal dunia, dia belum bisa menyelesaikan amanah tersebut. Sehingga ketika diluncurkan, dapat membayar janjinya kepada Didi Kempot.

 

"Semoga almarhum bahagia di surga, atas dedikasi, pengabadian dan amal-amal baiknya selama ini," doa Gus Nabil.

 

Pewarta: Kendi Setiawan

Editor: Fathoni Ahmad


Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya