Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

Puluhan Karyawan dan Staf PBNU Diberikan Pemahaman SOP Covid-19

Puluhan Karyawan dan Staf PBNU Diberikan Pemahaman SOP Covid-19
Sosialisasi SOP Penanganan Covid-19 pada Senin (16/3) di lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta Pusat. Kegiatan ini diinisiasi oleh Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Covid-19. (Foto: NU Online/Husni Sahal)
Sosialisasi SOP Penanganan Covid-19 pada Senin (16/3) di lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta Pusat. Kegiatan ini diinisiasi oleh Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Covid-19. (Foto: NU Online/Husni Sahal)
Jakarta, NU Online
Puluhan orang yang terdiri atas karyawan, staf lembaga dan banom, serta security Gedung PBNU mengikuti Sosialisasi SOP Penanganan Covid-19 pada Senin (16/3) di lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta Pusat. Kegiatan ini diinisiasi oleh Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Covid-19.

Sosialisasi ini disampaikan oleh Ketua PBNU bidang Kesehatan yang juga Ahli Epidemiologi UI, H Syahrizal Syarif dan Koordinator Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Covid-19, H Makki Zamzami. 

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, H Andi Najmi Fuadi saat memberikan pengantarnya menyatakan tentang pentingnya mengetahui bagaimana penularan dan pencegahan yang harus dilakukan dalam menghadapi corona virus.

"Hari ini semuanya harus ngaji tentang ini. Ngaji sama dr Syahrizal, ngaji sama dr Makki, ngaji sama Mbak Ilmi (Surotul Ilmiyah) bagaimana itu semua harus dilalui," kata Andi.

Syahrizal Syarif menegaskan bahaa coronavirus itu menular, sehingga siapa pun perlu melindungi diri agar tidak tertular. "Ini penyakit menular. Artinya kalau kita sakit bisa kena keluarga: istri, suami, anak," kata Syahrizal.

Kemudian Syahrizal memberikan pemahaman tentang cara penularan corona virus, seperti melalui bersin yang terhirup, tangan memegang sesuatu yang terkontaminasi, dan bersalaman atau bersentuhan dengan orang sakit.

Sementara Makki Zamzami meminta peserta agar tidak panik, menjauhkan diri dari stres, dan menghilangkan sugesti yang berisi kekhawatiran akan sakit. 

"Tenang saja selama kita berusaha, berikhtiar mengukuti apa yang sudah dilakukan, ya sudah. (Stres dan panik) itu akan membuat daya tahan tubuh kita (lemah)," kata Makki.

Pada kegiatan itu juga peserta dibekali tentang cara menggunakan masker dan melepaskannya, serta cara memakai hand sanitizer oleh Sekretaris Satgas NU Peduli Covid-19 Surotul Ilmiyah.

Pewarta: Husni Sahal
Editor: Fathoni Ahmad

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya