Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Kumpulkan Ribuan Esai Moderasi Beragama, Dewan Eksekutif Mahasiswa PTKIN Raih Rekor MURI

Kumpulkan Ribuan Esai Moderasi Beragama, Dewan Eksekutif Mahasiswa PTKIN Raih Rekor MURI
Dewan Eksekutif Mahasiswa PTKIN Raih Rekor MURI.
Dewan Eksekutif Mahasiswa PTKIN Raih Rekor MURI.

Jakarta, NU Online
Dewan Eksekutif  Mahasiswa (Dema) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Se-Indonesia berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) kategori karya tulis esai moderasi beragama terbanyak. Penyerahan piagam berlangsung di Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan dilanjutkan dengan deklarasi Duta Moderasi Beragama PTKIN yang dilaksanakan secara hybrid dengan protokol kesehatan.

 

Ucapan kebanggaan dan rasa syukur disampaikan oleh seluruh jajaran Dewan Eksekutif Mahasiswa yang tergabung dalam Dema PTKIN Se-Indonesia, salah satunya Ja’far Amri selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

 

“Piagam penghargaan MURI diberikan langsung oleh Triyono selaku senior manager MURI dengan pencapaian 5.757 karya tulis esai mahasiswa dari 58 kampus PTKIN di Indonesia," ungkapnya dalam rilis yang diterima NU Online.

 

Menurut Ja’far, penghargaan tersebut merupakan dorongan keras kepada kaum muda khususnya dari kalangan mahasiswa untuk melek literasi dan perlunya menumbuhkan sikap toleransi.

 

“Penghargaan ini setidaknya memiliki dua sisi positif yang didapat dan saling berkesinambungan serta hampir hilang di masa ini,” tambahnya.

 

Satu sisi, kata dia, saat ini kalangan muda digerus oleh perkembangan zaman yang menimbulkan kurangnya melek literasi dan lebih menyukai hal yang bersifat konsumtif. Di sisi lain, kurangnya sikap menghargai antar umat beragama akibat efek buruk liberalisasi dan globalisasi yang ada.

 

“Alangkah baiknya kita perlu melihat dua hal tersebut untuk diubah menjadi sisi positif melalui gerakan yang melihat kondisi hari ini yaitu melek literasi dan toleransi.” ujar Ja’far.

 

Ditambahkan Ja’far, simbol itu tetap harus ada untuk menggaungkan keberagaman yang diharapkan berdampak besar kepada setiap sisi lapisan masyarakat, tujuan pentingnya adalah memupuk rasa menghargai dan kebersamaan.

 

“Alhamdulillah salah satu mahasiswa UIN Sunan Kalijaga ada yang meraihnya, kami sangat bersyukur dan turut bangga atas pencapaian ini,” ujar Ja’far.

 

Kegiatan yang dihadiri beberapa perwakilan PTKIN Se-Indonesia ini berlangsung khidmah dan kondisif. Dalam kesempatan tersebut, pihak penyelenggara memberikan penghargaan kepada penulis esai terbaik dan bingkisan kepada para duta terpilih.

 

Editor: Aiz Luthfi



Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya