Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Haddad Alwi Kisahkan Pertanyaan yang Tidak Bisa Dijawab Rasulullah

Haddad Alwi Kisahkan Pertanyaan yang Tidak Bisa Dijawab Rasulullah
Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta, NU Online

Penyanyi religi Haddad Alwi Assegaf atau lebih akrab disapa Haddad Alwi mengisahkan bahwa pada saat mi’raj ada satu pertanyaan Allah swt yang tidak bisa Rasulullah saw jawab. Pertanyaan itu adalah tentang siapa pemilik Allah?"

 

"Ketika Rasulullah saw mi’raj diantar oleh (Malaikat) Jibril. (Begitu) sampai di satu tempat, (Malaikat) Jibril mengatakan kepada Rasulullah, ‘Ya Rasulullah, aku hanya bisa mengantar engkau sampai di sini. Aku tidak bisa maju lagi, hanya engkau yang bisa mendekat kepada Allah swt,’" terang Haddad Alwi memulai kisahnya.

 

Mengisi acara peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta, pada Senin (18/10/2021), pelantun lagu religi Cinta Rasul itu melanjutkan kisahnya bahwa ketika Rasulullah saw bertemu dengan Allah swt, Allah mengajukan tiga pertanyaan. Pertama Allah bertanya, "Wahai kekasihku, siapakah yang memiliki alam semesta ini?" Kata Rasulullah, "Tentu Engkau, ya Allah."

 

Pertanyaan kedua, "Wahai kekasihku, siapakah yang memiliki dirimu?" Dengan jawaban yang sama, Rasulullah menjawab, "Tentu Engkau, ya Allah."

 

"Sementara pertanyaan yang ketiga tidak bisa dijawab oleh Rasulullah saw, apa itu?" tanya Habib kelahiran Banjarnegara, Jawa Tengah itu kepada para santri.

 

Haddad Ali meneruskan, "Pertanyaannya, 'Wahai kekasihku, siapa yang memiliki Aku? Kata Rasulullah, 'Engkau yang lebih tahu ya Allah'."

 

"Ketahuilah wahai kekasihku, Aku (adalah) milik orang-orang yang bershalawat kepadamu," kata Allah swt kepada Rasulullah saw.

 

"Ingin enggak memiliki Allah? Mau enggak shalawatan yang keras? Cinta enggak dengan Allah? Cinta enggak dengan Rasulullah?" tanya Haddad Alwi mengajak para santri untuk bershalawat kepada Rasulullah saw.

 

"Mudah-mudahan malam hari ini Engkau turunkan rahmatmu ya Rabb. Engkau ridhai kami ya Allah. Engkau ampuni dosa-dosa kami, ya Allah. Tolong, ya Allah. Kami sadar, kotor hati kami, banyak dosa kami. Tapi, demi cintamu kepada kekasih-Mu Rasulullah. Malam hari ini, setelah acara ini engkau bersihkan kami dari semua dosa-dosa kami, ya Allah," kata Haddad Alwi.

 

​​​​​​​Kontributor: Mamluatul Hidayah
Editor: Kendi Setiawan


Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya