Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Pelajar Putri NU Sulsel Diajak Perkuat Ruang Diskusi Sebarkan Islam Ramah

Pelajar Putri NU Sulsel Diajak Perkuat Ruang Diskusi Sebarkan Islam Ramah
Ketua II PP IPPNU Bidang Pendidikan, Pengkaderan dan Pengembangan SDM Sri Nur Ainingsih pada pembukaan Latihan Kader Utama (Lakmut) yang digelar PW IPPNU Sulsel, Sabtu (3/7). (Foto: Ahmad Saeful)
Ketua II PP IPPNU Bidang Pendidikan, Pengkaderan dan Pengembangan SDM Sri Nur Ainingsih pada pembukaan Latihan Kader Utama (Lakmut) yang digelar PW IPPNU Sulsel, Sabtu (3/7). (Foto: Ahmad Saeful)

Bantaeng, NU Online
Dalam menyiapkan sumber daya pelajar NU, dibutuhkan penguatan kaderisasi. Salah satunya dengan membangun iklim pengetahuan dengan membukakan kerang diskusi seluas-luasnya. Tujuannya agar menjadi kader NU yang mampu menggerakkan roda organisasi yang lebih massif lagi.

 

Hal ini diungkapkan oleh Ketua II PP IPPNU Bidang Pendidikan, Pengkaderan dan Pengembangan SDM Sri Nur Ainingsih, Sabtu (3/7) siang dalam pembukaan Latihan Kader Utama (Lakmut) yang digelar PW IPPNU Sulsel.

 

Pada acara yang berlangsung di Pondok Pesantren Ihya Ulumuddin, Desa Tombolo, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan itu, Sri menambahkan kader yang terbiasa menggerakkan roda organisasi menjadi bekal dalam menyelesaikan persoalan yang mungkin dihadapi ke depannya.


"Apalagi tantangan pelajar NU di era disrupsi kian besar dengan transformasi zaman yang serba digital," kata Sri Nur Ainingsih. Karenanya, media digital harus dijadikan wasilah untuk belajar dan memanfaatkannya dengan baik. Pelajar bukan lagi menjadikan media digitila sebagai konsumtif dalam dunia elektronik, tapi mampu menggunakan alat itu agar menciptakan suatu karya yang berfaedah.


Menurutnya, pelajar NU harus meningkatkan pengetahuan melalui jenjang kaderisasi sampai tuntas khususnya IPPNU ini. Dengan begitu, pemahaman kebangsaan dan keislaman mereka sudah kaffah hingga mampu mengikis radikalisme dan faham-faham intoleran.

 

Pihaknya mengatakan sangat mengapresiasi di kepengurusan barunya, Nurhikma Muin (Ketua PW IPPNU Sulsel karena baru beberapa hari dilantik sudah membuat gebrakan kaderisasi. "Harapannya ke depan Sulsel lebih massif melakukan gebrakan kaderisasi yang menjadi ujung tombak organisasi," kata Ain yang merupakan Ketua PW IPPNU Jawa Tengah 2016-2019.

 

Ketua PW IPPNU Nurhikma Muin, mengatakan bahwa Latihan Kader Utama (Lakut) ini dijadikan langkah awal untuk mengaktifkan kembali IPPNU Sulsel karena banyak cabang yang kurang aktif. Alumni kegiatan tersebut dipersiapkan untuk menjadi, pelatih, dan narasumber dalam upaya membimbing di tingkat Pimpinan Cabang masing-masing.

 

"Kader-kader  IPPNU itu butuh amunisi yaitu, intelektual dan motivasi agar menjadi influencer di tiap daerah. Maka kami datangkan PP-IPPNU untuk mengawal langsung proses kaderisasi dan penertiban administrasi," jelasnya.

 

Kegiatan Lakmut berlangsung Sabtu-Selasa, 3-6 Jul 2021 mengusung tema Revitalisasi Gerakan Pelajar NU dalam Menghadapi Tantangan di era Disrupsi. Para peserta berasal dari berbagai cabang IPPNU di Sulsel di antaranya Bantaeng, Bulukumba, Makassar, Pinrang, Wajo, dan Pare-Pare.

 

Kontributor: Ahmad Saeful
Editor: Kendi Setiawan


Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya