NU MALUKU
ZASTROUW AL-NGATAWI:
10 TAHUN NU ONLINE
Terbaru
Senin, 04/02/2013 19:15
Prof Dr Mariam Ait Ahmed adalah aktifis perempuan dari Maroko yang sangat terkenal. Beliau juga dikenal sebagai pakar perbandingan agama dan pemikiran Islam kontemporer. Saat ini beliau menjabat sebagai ketua riset dan pengembangan studi masa depan dan ketua jurusan perbandingan agama dan dialog peradaban serta ketua Asosiasi Persaudaraan Maroko-Indonesia.
Selasa, 15/01/2013 07:56
Salah satu kegiatan masal yang diselenggarakan oleh PBNU di berbagai daerah adalah Pasar Rakyat Indonesia (PRI). Kegiatan ini diselenggarakan di tingkat cabang oleh tim kerja yang ditunjuk oleh PBNU bekerjasama dengan pengurus cabang (PCNU) setempat.
Ahad, 06/01/2013 08:57
Tubuhnya terbilang gemuk, wajahnya bulat, mata dan hidungnya khas tanah Arab, kopyah putih bulat tak lepas dari kepalanya. Namun tatapan mata dan gaya bicaranya medok Jawa bagian Solo: santun dan bersahabat. Itulah Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf.
Rabu, 12/12/2012 08:39
Keberadaan Lakpesdam merupakan upaya implementasi gagasan kembali ke Khittah yang diamanahkan mukatamar ke-27 NU di Situbondo. Munculnya Lakpesdam merupakan upaya meminimalisir NU yang terlalu politis sehingga agenda sosial-keagamaan NU terabaikan.
Selasa, 11/12/2012 05:25
Pesantren kiai Betawi di Jakarta dinilai tidak mampu bertahan lama. Sejak dahulu para kiai Betawi memang gemar mendirikan pesantren dengan bangunan asrama yang sangat sederhana. Namun, usia pesantren mereka cukup singkat. Bertahan sampai dua puluh tahun, para kiai Betawi itu sudah terbilang sukses.
Ahad, 02/12/2012 18:46
Salah seorang anak muda NU yang paling produktif menulis adalah Ahmad Baso. Sudah banyak buku dia terbitkan. Setelah menulis NU Studies, kali ini dia sedang mengerjakan "megaproyek" pribadi berjudul Pesantren Studies. Tidak tanggung-tanggung buku terakhir ini akan terbit 14 jilid.
Ahad, 25/11/2012 08:30
Gagasan dan pemikiran Ketua Umum PBNU 1984-1999 KH Abdurrahman Wahid yang dituangkan dalam bentuk tulisan sejak tahun 1970-an tak habis digali. Pemikirannya masih tetap relevan hingga sekarang. Tak heran, beraragam buku dengan berbagai pendekatan telah terbit. Beragam diskusi dan seminar tak habis-habis digulirkan.
Sabtu, 10/11/2012 12:51
Di timur kota Jogjakarta yang hingar bingar, ada pesantren yang tidak biasa. Pesantren Kaliopak, namanya. Menjadi tidak biasa karena pesantren tersebut mengidentivikasi dirinya sebagai pesantren kebudayaan.
Selasa, 30/10/2012 12:19
Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama, sebagai wadah para anak sekolahan NU, mengambil peran-peran strategis untuk kemajuan bangsa, negara, dan NU. Peran yang paling utama dalam bidang pemberdayaan pemikiran.
Jumat, 19/10/2012 14:20
Lima belas Oktober lalu, warga DKI Jakarta memiliki gubernur baru. Nama Jokowi-Basuki cukup populer satu bulan terakhir. Keduanya terpilih sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur baru DKI Jakarta. Wartawan NU Online Alhafidz Kurniawan mewawancarai Ketua Pimpinan WIlayah Muslimat NU DKI Jakarta, Hj. Hizbiyah Rochim pertelepon, Kamis (18/10) petang. Berikut petikan wawancaranya.
Senin, 03/09/2012 16:17
Sejak bulan Maret lalu Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) atau asosiasi pesantren NU bergiat melatih kewirausahaan di sejumlah pesantren di Indonesia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari semangat membangkitkan kemandirian ekonomi di kalangan santri, selain mengkader mereka menjadi insan berakhlak yang mengerti ilmu agama. Bagaimana pesantren menghadapi etos kewirausahaan ini? Apa potensi dan tantangannya?
Kegiatan ini merupakan bagian dari semangat membangkitkan kemandirian ekonomi di kalangan santri, selain mengkader mereka menjadi insan berakhlak yang mengerti ilmu agama. Bagaimana pesantren menghadapi etos kewirausahaan ini? Apa potensi dan tantangannya?
Senin, 23/07/2012 12:38
Dialog Sufi 1
Moh Yasir Alimi, PhD, mantan pengurus PCI NU Cabang Istimewa Australia dan New Zealand (2005-2009) berdialog tentang jalan kesufian dengan Syaikh Mustafa Mas’ud al-Naqsabandi al-Haqqani. Sang syekh adalah khadim atau pelayan thariqat Naqsabandi Haqqani di Indonesia.
Jumat, 20/04/2012 08:06
Muslimat NU, tetap konsisten pada khittah Nahdliyah dalam mengawal kaum ibu nahdliyin. Garis moderat yang ditimba dari khittah NU 1926, menjadi rujukan Muslimat NU dalam menghadapi dan mengatasi persoalan kekinian kaum perempuan. Berikut ini wawancara NU Online dengan Hj. Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum PP Muslimat NU di Hotel Santika, Jakarta Pusat, Kamis (5/4).
Selasa, 10/04/2012 07:30
KH FUAD ANWAR
Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa disingkat IPS-NU Pagar Nusa. Pagar Nusa sendiri merupakan akronim dari Pagar NU dan Bangsa. Organisasi beladiri ini didirikan oleh kiai-kiai NU tanggal 3 Januari 1986 di Pondok Pesantren Lirboyo. Gus Ma’sum Jauhari, pendekar pilih tanding, dinobatkan sebagai ketua pertamanya.
Kini Pagar Nusa telah memiliki cabang hampir di seluruh Indonesia. Setiap cabang memiliki kekhasan sendiri-sendiri karena aliran silat mereka yang berbed
Kini Pagar Nusa telah memiliki cabang hampir di seluruh Indonesia. Setiap cabang memiliki kekhasan sendiri-sendiri karena aliran silat mereka yang berbed
Kamis, 29/03/2012 11:03
KH ARWANI FAISHAL
Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) merupakan perangkat organisasi Nahdlatul Ulama (NU) bertugas menyelenggarakan forum bahtsul masail atau kajian hukum Islam, dalam hal ini berkaitan dengan fatwa. Bahtsul masail melibatkan para kiai yang berada di jajaran syuriyah maupun para ahli fikih yang tersebar di berbagai pondok pesantren.
Perkembangan mutakhir mengantarkan bahtsul masail turut merespon isu-isu hukum kontemporer. Akan tetapi, sudut pandang tradisional yang dipakai kadang memancing kritik dari sejumlah pihak. Misalnya, bahtsul masail mendapat tudingan sebagai ‘anti konteks’, konservatif, dan lain-lain. Berikut wawancara Mahbib Khoiron dari NU Online dengan Wakil Ketua Pengurus Pusat LBM NU, KH Arwani Faisal.
Perkembangan mutakhir mengantarkan bahtsul masail turut merespon isu-isu hukum kontemporer. Akan tetapi, sudut pandang tradisional yang dipakai kadang memancing kritik dari sejumlah pihak. Misalnya, bahtsul masail mendapat tudingan sebagai ‘anti konteks’, konservatif, dan lain-lain. Berikut wawancara Mahbib Khoiron dari NU Online dengan Wakil Ketua Pengurus Pusat LBM NU, KH Arwani Faisal.
Ubudiyah
Jumat, 17/05/2013 08:00
Masih umum kita temukan di lingkungan masyarakat awam adanya kepercayaan yang tidak sejalan dengan syariah. Terutama kepercayaan memantang (meninggalkan)...
Rabu, 08/05/2013 10:02
Fiqih mengharuskan siapapun yang mengeluarkan air sperma atau air mani baik karena mimpi basah atau karena bersetubuh dengan istri ataupun karena onani (...
Syariah
Rabu, 15/05/2013 14:00
Apakah Rasulullah saw sudah mengerjakan shalat sebelum diperintahkan (diwajibkan) ketika Isra’ miraj? Jika sudah mengerjakan shalat, bagaimana bentuk...
Selasa, 07/05/2013 12:00
Bagi sebagian orang, wudhu merupakan salah satu laku ibadah yang telah merasuk menjadi rutinitas. Setiap kali bersentuhan dengan air, seketika itu pula ia...
Hikmah
Selasa, 21/05/2013 12:01
Saat berada di Mekkah, Imam Junaid al-Baghdadi pernah menghampiri seorang tukang pangkas rambut. Ia menyaksikan tukang pangkas rambut itu sedang mencukur...
Selasa, 14/05/2013 11:02
Di atas padang pasir yang tandus seorang perempuan berusia nenek-nenek tampak sedang berjalan sendirian. Beban berat tergambar jelas di pundaknya. Sengatan...
Taushiyah
Rabu, 01/05/2013 14:45
KH SAID AQIL SIROJ
بِسْمِ الله، الْحَمْدُ ِلله، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا...
Jumat, 05/04/2013 06:03
PIDATO KEBUDAYAAN
"Tiadakah engkau lihat bagaimana Allah menciptakan metafora tentang 'kalimat yang baik' sebagaimana 'pohon yang baik', akarnya kuat (terhunjam) dan cabangnya...
Khotbah
Kamis, 16/05/2013 12:01
KHOTBAH JUMAT
Rasulullah saw pernah bersabda قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ثَلاثٌ مُهْلِكَاتٌ شُحٌّ مُطَاعٌ ، وَهَوًى مُتَّبَعٌ ، وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بنفْسِهِ “Tiga perkara yang merusak yaitu, menuruti kebakhilan, mengikuti hawa nafsu dan megagumi diri sendiri”. Sesungguhnya ketiga perkara itu adalah urusan bathiniyah tetapi jika dibiarkan ketiganya dapat merusak urusan lahiriyah, mulai dari merusak tatanan keluarga, budaya hingga tataran ekonomi.
Kamis, 09/05/2013 09:00
KHOTBAH JUMAT
Rasulullah saw pernah bersabda “Walaupun engkau shalat sampai bungkuk, dan puasa sampai kurus seperti tali tampar, semua itu tidaklah diterima Allah swt tanpa wira’i”. Mengapa konsep wira’i demikian penting? Karena konsep itulah yang dapat menyelamatkan bangsa dan negeri ini dari kebangkrutan.
Space Iklan
225 x 180 Pixel
225 x 180 Pixel
Space Iklan
625 x 100 Pixel
625 x 100 Pixel











Pref

