Terpilih Ketua IPPNU Jateng, Azizah Siap Majukan Organisasi
NU Online · Rabu, 2 Desember 2009 | 23:16 WIB
ketua PW IPPNU Jawa Tengah, Nikmatun Azizah mengatakan dirinya siap membawa kemajuan IPPNU selama 3 tahun mendatang. Dia akan memprioritas program penataan gerak sinergitas organisasi, pengembangan sistem pengkaderan yang efektif dan berkesinambungan serta kemandirian ekonomi organisasi.
“Selama ini ketiga program tersebut, sudah sering dilakukan tetapi belum masiv. Apalagi posisi dan bargaining IPPNU sebagai organisasi kepemudaan semakin melemah, sehingga penataan gerak sinergitasnya sangat penting dilakukan,” tegasnya saat dihubungi kontributor NU Online Qomarul Adib melalui ponselnya, Rabu (2/12).<>
Pada bidang pengkaderan, lanjut mantan ketua IPPNU Pekalongan ini, lembaganya akan merumuskan kembali system pengkaderanyang disesuaikan kondisi target group IPPNU.
“Kita harus tahu, target group IPPNU tidak hanya pelajar saja melainkan juga ada santri, mahasiswa dan remaja putri yang mempunyai nalar intelektual berbeda. Makanya perlu dirumuskan formulasi yang tepat untuk menjawab kebutuhan kaderisasi sesuai di masing-masing level target group tersebut,” tandas Azizah.
Menyingung program kemandirian ekonomi, Azizah meyakini akan mampu mewujudkannya dengan mengembangkan nalar dan laku enterpreneurship di kalangan kader IPPNU.
“Hari ini diakui atau tidak, nalar yang terbangun dalam diri kita adalah nalar proposal. Karenanya, nalar kemandirian ekonomi perlu dibangun dan dikembangkan untuk kepentingan organisasi,” katanya lagi.
Sebagaimana diwartakan, dalam konferensi wilayah IPNU-IPPNU Jawa Tengah di Pondok Pesantren Al-Islah Semarang (30/11) lalu, Nikmatun Azizah dipilih secara aklamasi oleh 30 PC IPPNU yang hadir sebagai peserta. Sementara ketua PW IPNU Jateng terpilih Muhaimin (Wonosobo) mengungguli pesaingnya Syaiful Anas dari Kudus. (adb)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khutbah Jumat: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Bersyukur atas Kelahiran Rasulullah
3
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
4
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
5
Khutbah Bahasa Jawa: Bungaha kelawan Rahmat Paling Agung — Kanjeng Nabi Muhammad saw
6
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
Terkini
Lihat Semua