Shalat Ghaib Juga Diadakan Warga Indonesia di Pakistan
NU Online · Jumat, 1 Januari 2010 | 06:38 WIB
Shalat Ghaib dan pembacaan tahlil juga diadakan oleh Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Pakistan. Acara ini juga diikuti oleh warga Muhammadiyah dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang ada di Islamabad.
Sejak sore hari pukul 15.00 waktu Pakistan, Kamis (31/12), kantor sekretariat PCINU Pakistan sudah ramai dikunjungi masyarakat Indonesia yang berada di Pakistan.<>
Mustayar NU Pakistan Niam Sutaman dalam sambutannya mengatakan pernah 3 kali bertemu dengan almarhum Gus Dur ketika berada di Saudi. Sosok Gus Dur, katanya, bukan hanya seorang ulama yang intelektual, dan humoris tapi juga jenius, serta banyak hal-hal positif lainnya.
“Tugas kita sepeninggal Gus Dur adalah menjaga dan mengembangkan nilai-nilai positif yang selama ini beliau perjuangkan,” kata Niam saat memberikan wejangan.
Kemudian acara dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah disusul shalat Ghaib dan membaca surat Yasin bersama dan ditutup dengan doa.
Acara tidak hanya oleh warga NU di Pakistan tapi juga masyarakat Indonesia di Pakistan namun juga dari berbagai ormas, golongan, dan lembaga kekeluargaan lainnya. Tampak koordinator Muhammadiyah Hamdan Maghribi. Evi Hanafiah dari ketua PIP PKS Pakistan juga menghadiri acara tersebut, serta sejumlah staff dari KBRI Islamabad. (fir)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khutbah Jumat: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Bersyukur atas Kelahiran Rasulullah
3
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
4
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
5
Khutbah Bahasa Jawa: Bungaha kelawan Rahmat Paling Agung — Kanjeng Nabi Muhammad saw
6
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
Terkini
Lihat Semua