Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Tips Asupan dan Obat Selama Isolasi Mandiri

Tips Asupan dan Obat Selama Isolasi Mandiri
Ilustrasi: Selain obat, hal yang tak kalah penting untuk pasien Covid-19 yang isolasi mandiri adalah memerhatikan pola makan 4 sehat 5 sempurna. 
Ilustrasi: Selain obat, hal yang tak kalah penting untuk pasien Covid-19 yang isolasi mandiri adalah memerhatikan pola makan 4 sehat 5 sempurna. 

Bekasi, NU Online
Pasien Covid-19 bergejala ringan dan tanpa gejala pada umumnya tak perlu dirawat di rumah sakit untuk proses penyembuhan. Namun, asupan gizi yang dikonsumsi serta obat merupakan hal yang patut diperhatikan untuk mempercepat proses pemulihan dan penyembuhan.

 

Lantas, apa rekomendasi makanan dan vitamin untuk pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri?


Penasehat Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Bekasi, dr Gufron Nugroho menyampaikan asupan gizi dan obat sama-sama penting untuk pasien Covid-19. Namun, hal yang tak kalah penting adalah memerhatikan pola makan 4 sehat 5 sempurna. 

 

Kementerian kesehatan beberapa waktu lalu telah memberikan pedoman gizi seimbang. Pertama, batasi konsumsi panganan manis, asin dan berlemak. Kedua, lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan ideal. 

 

Ketiga, konsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi. Keempat, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Kelima, minum air putih yang cukup dan aman. Keenam, banyak konsumsi buah dan sayur. 

 

"Selama makanan tidak pedas dan minuman tidak mengandung soda, tidak masalah untuk dikonsumsi dan kalau bisa jangan telat makan," jelas dr Gufron kepada NU Online, Rabu (30/6).

 


Dokter Gufron juga menekankan pentingnya konsumsi multivitamin terutama vitamin D. Suplemen vitamin untuk isolasi mandiri dapat membantu meningkatkan sistem imun serta melawan penyakit, salah satunya vitamin D.

 

"Pengalaman saya saat menangani pasien Covid-19 mengalami penurunan kondisi karena kekurangan vitamin D sehingga membuat badan lemas seperti pegelinu dan remuk," ungkapnya.

 

Dikatakan, vitamin D dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan sistem pernapasan. Hal ini penting, terutama di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

 

Selain itu, karena dapat meningkatkan penyerapan kalsium di usus, vitamin D juga ikut berperan untuk membangun dan menjaga kesehatan tulang dan otot.

 

Pemilik klinik Hanuro Kota Bekasi itu juga  menambahkan konsumsi buah menjadi prioritas daripada obat. "Buah-buahan seperti jeruk, apel, pepaya juga menjadi prioritas supaya vitamin dalam tubuh lebih cepat naik sebab buah-buahan lebih mudah diserap daripada obat," tambahnya.

 

Kontributor: Suci Amaliyah
Editor: Kendi Setiawan


Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya