Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Tiga Pahala Besar dalam Agama Menurut Habib Husein Jafar

Tiga Pahala Besar dalam Agama Menurut Habib Husein Jafar
enulis buku Menyegarkan Islam Kita, Habib Husein Jafar Al-Hadar. (Tangkapan layar)
enulis buku Menyegarkan Islam Kita, Habib Husein Jafar Al-Hadar. (Tangkapan layar)

Jakarta, NU Online
Penulis buku Menyegarkan Islam Kita, Habib Husein Jafar Al-Hadar mengatakan bahwa ada tiga pahala besar dalam agama. Pahala tersebut di antaranya terdapat dalam berpuasa, kemanusiaan, dan toleransi.


“Dalam berpuasa misalnya, hal itu terkandung pahala besar yang bisa menghapus dosa kita setahun. Lalu, dalam kemanusiaan, saking agungnya kemanusiaan, dalam Al-Qur'an Allah mengatakan, siapa yang membunuh satu nyawa, maka ia sama seperti membunuh seluruh umat manusia," kata Direktur Cultural Islamic Academy Jakarta itu, Sabtu (8/5) sore.  


Begitupun juga dalam toleransi sebagaimana diajarkan oleh Allah sendiri. Allah mengenalkan diri-Nya sebagai zat yang Maha Cinta yaitu Ar-Rahman, Ar-Rahim, yang begitu toleran. Bahkan kepada yang tidak menyembah-Nya.


"Bahkan yang tidak menyembah-Nya tetap Allah kasih, sehingga mereka tetap dikasih makan, rezeki. Bahkan jodoh yang di tangan Allah pun, mereka yang tidak menyembah Allah tetap dikasih jodoh," tambah Habib yang aktif sebagai Aktivis Gerakan Islam Cinta itu.


Habib Husein mengatakan, semua ini telah Allah teguhkan dalam surah Al-Mumtahanah ayat 7 dan 8 yang menyebutkan bahwa setiap orang harus berbuat baik, berhubungan baik, dengan siapapun dan apapun agamanya. Sekalipun ia orang atheis yang tidak punya agama.


“Selama mereka tidak melakukan serangan kepada kalian, silahkan berbuat baik dan adil," ujar Habib Husein dalam webinar cerdas berkarakter yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi itu.


Lebih lanjut ia menegaskan, berbuat baik kepada semua orang, itulah yang menjadi prinsip dalam Islam, yaitu rahmatan lil alamin. Rahmat bagi semesta alam, bukan hanya seorang muslim atau sesama muslim, bukan rahmatan lil muslimin, tapi rahmatan lil alamin. Bahkan tambahnya kepada semua mahluk hidup karena dalam Islam diajarkan konsep persaudaraan, sebagaimana ukhuwah insaniyah (persaudaraan sesama manusia),


“Siapa yang bukan saudara dalam agama, maka dia adalah saudara dalam kemanusiaan dan ukhuwah ubudiyah (persaudaraan sesama mahluk Allah). Jadi tiga hal ini adalah pahala yang besar di sisi Allah. Kita harus puasa, toleran, serta membangun kemanusiaan," pungkasnya.


Kontributor : Disisi Saidi Fatah
Editor: Muhammad Faizin



Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya