Home Nasional Warta Esai Khutbah Daerah Cerpen Fragmen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Keislaman Internasional English Tafsir Risalah Redaksi Opini Hikmah Video Nikah/Keluarga Obituari Tokoh Hikmah Arsip Ramadhan Kesehatan Lainnya

Sekjen PBNU Dijadwalkan Buka Konbes dan Rakernas IPNU

Sekjen PBNU Dijadwalkan Buka Konbes dan Rakernas IPNU
Logo Munas dan Konbes IPNU
Logo Munas dan Konbes IPNU
Pesawaran, NU Online
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Helmi Faishal Zaini bakal membuka Konferensi Besar (Konbes) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) di Pondok Pesantren Minhadhul Ulum, Pesawaran, Lampung, Jumat (18/10).

"Konfirmasi terakhir, Sekjen PBNU yang bakal membuka acara Konbes dan Rakernas ini," kata Khairul Anwar Simatupang, Ketua Pelaksana Konbes dan Rakernas IPNU di Pondok Pesantren Minhadhul Ulum, Pesawaran, Lampung, Kamis (17/10).

Kader IPNU asal Palembang, Sumatera Selatan itu menjelaskan bahwa berdasarkan Pasal 33 Peraturan Rumah Tangga (PRT) IPNU, Rakernas adalah forum permusyawaratan yang digelar untuk membahas masalah masalah organisasi yang bersifat khusus, serta hal-hal yang berkaitan dengan perencanaan evaluasi koordinasi dan sinkronisasi program kerja secara nasional.

Ia menjelaskan bahwa bahwa dalam rakernas akan dibahas lebih dalam mengenai konsolidasi organisasi, penguatan kaderisasi, pengembangan inovasi, ketahanan informasi, dan pemantapan ideologi.

Sementara Konbes, jelasnya, adalah forum permusyawaratan yang dilaksanakan untuk membahas peraturan organisasi dan peraturan administrasi. Hal itu berdasarkan Pasal 34 Peraturan Rumah Tangga (PRT) IPNU.

Lebih lanjut, Khairul mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut akan lebih menitikberatkan pada penguatan organisasi. "Lebih kepada organisasi ke depan tentang sistem penguatan organisasi. Yang digoalkan klasterisasi dan akreditasi karena ke depan menjadi tantangan besar tidak hanya IPNU secara khusus tetapi NU secara globalnya," jelasnya.

Pasalnya, menurutnya, ada 570 sekolah unggulan favorit yang mengirimkan lulusannya pada 17 universitas favorit yang melahirkan banyak tokoh dan pejabat. Namun ketika dilihat, ternyata secara ideologis jauh berbeda dari kultur NU. "Penguatan organisasi IPNU diharapkan dapat masuk sekolah dan kampus unggulan itu," katanya.

Ditanya persiapan kegiatan, ia menyebut sudah 90 persen mengingat tinggal pelaksanaannya saja mulai esok bakda Jumat. Terlihat beberapa peserta dari berbagai wilayah sudah mulai berdatangan sejak Kamis sore.

Pewarta: Syakir NF
Editor: Abdullah Alawi
 


Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×