Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

PP Muslimat NU Teken MoU Pencegahan Terorisme dengan BNPT

PP Muslimat NU Teken MoU Pencegahan Terorisme dengan BNPT
Ketum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa (tengah) usai menandatangani MoU dengan BNPT. (Foto: Muslimat NU)
Ketum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa (tengah) usai menandatangani MoU dengan BNPT. (Foto: Muslimat NU)

Jakarta, NU Online
Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU) menggelar acara webinar Majelis Taklim Cegah Radikalisasi di Jakarta, pada Rabu (15/12/2021). Salah satu rangkaian acara ini adalah membahas upaya penguatan kerja sama yang dapat dilakukan di bawah payung Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Pencegahan Tindak Pidana Terorisme.


Isi MoU tersebut mengharapkan Muslimat sebagai organisasi perempuan di bawah naungan NU mampu membentengi Indonesia dari paham radikalisme terorisme yang ditandatangani langsung oleh Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar dan Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa.


Kerja sama ini menurut Khofifah sangat strategis mengingat fenomena radikalisme menggunakan narasi agama marak terjadi di Indonesia. Maka dari itu ia berpesan agar Muslimat NU dapat menjadi agen perdamaian.


“Tugas kita semua menyampaikan Islam menjadi rahmat bagi seluruh alam menyemai damai, hadirnya Islam akan menyemai kasih dan membangun persaudaraan yang kuat. Kami siap menjadi bagian yang ikut membawa misi Islam rahmatan lil alamin,” tuturnya.


Sementara itu, Boy Rafli Amar mengatakan ribuan orang telah terpapar radikal terorisme dan berangka ke daerah konflik. Bahkan, saat ini perempuan dan generasi muda sudah tidak lagi menjadi pendukung atau pengikut saja. Akan tetapi, menjadi aktor dalam aksi terorisme.


Menurut dia, bila diibaratkan sebagai virus, vaksin yang dapat menyembuhkan radikalisme dan terorisme adalah empat konsensus bangsa yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. Karenanya, ia yakin Muslimat NU dapat membangun narasi beragama yang moderat dengan semangat kebangsaan.


“Kami melihat PBNU akronimnya empat konsensus berbangsa bernegara yang dimiliki Indonesia, dengan prinsip moderasi beragama, Islam rahmatan lil alamin ini menjadi narasi penguat semangat nilai kebangsaan,” kata Boy.


Melalui payung kerja sama ini, BNPT dan PP Muslimat NU sepakat untuk mensosialisasikan terkait pencegahan paham radikal dan intoleransi kepada seluruh anggota PP Muslimat NU, serta pelatihan dalam rangka pencegahan tindak pidana terorisme.


Kontributor: Syifa Arrahmah
Editor: Musthofa Asrori



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×