Polri Minta Ulama Bantu Luruskan Dokrin Keliru Teroris
NU Online · Sabtu, 4 Januari 2014 | 13:00 WIB
Jakarta, NU Online
Kapolri Jenderal Polisi Sutarman mengimbau para ulama untuk berhati-hati terhadap doktrin teroris yang mulai ditanamkan pada masyarakat oleh teroris dan meluruskan doktrin menyimpang para teroris.
<>
"Mereka (teroris) bergerak sendiri-sendiri bahkan melakukan indoktrinasi, maka kita mengimbau alim ulama, tokoh masyarakat untuk menyampaikan kepada masyarakat," katanya di Jakarta, Jumat.
Sutarman meminta ulama meluruskan pandangan keliru tentang biaya operasional yang digunakan untuk berbuat kejahatan.
"Bahwa melakukan suatu tujuan dengan merampok untuk membiayai operasionalnya itu saya kira di agama mana pun tidak dibenarkan. Oleh karenanya, kita harus bisa menyampaikan," katanya.
Sutarman juga mengatakan banyak dana atau peralatan teror yang dibantu dari sindikat terorisme internasional.
"Mereka ini terkoneksi dengan Osama bin Laden, Noordin M Top, Ashari dan lainnya," katanya di Jakarta.
Dia meminta semua pihak, terutama Polri, untuk membendung bantuan sindikat terorisme internasional demi meminimalkan anggaran mereka.
"Jika anggaranya tidak ada, mereka kan akan sulit bergerak," kata Kapolri. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khutbah Jumat: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Bersyukur atas Kelahiran Rasulullah
3
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
4
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
5
Khutbah Bahasa Jawa: Bungaha kelawan Rahmat Paling Agung — Kanjeng Nabi Muhammad saw
6
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
Terkini
Lihat Semua