Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Warga NU Sudan Peringati Maulid Nabi

Warga NU Sudan Peringati Maulid Nabi

Khartoum, NU Online
Warga NU Di Sudan menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Khartoum Sudan bekerja sama dengan KBRI Khartoum Sudan, Jum’at (8/2) lalu.<>

“Mencintai Rasulullah itu tak cukup dengan perkataan atau ungkapan semata, butuh sebuah bukti dan pengurbanan yang nyata, tak sekedar berujar I love you atau I miss you saja, dibuktikan dengan menjalankan perintah dan meninggalkan larangannya serta mengikuti perilakunya yang mulia," demikian disampaikan H M. Joni Musa dalam tausiyahnya.

Peringatan Maulid yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan Sosial yang Majemuk”, ini diselenggarakan di Aula H Agus Salim KBRI Khartoum Sudan, dan dihadiri oleh para pelajar Indonesia di Sudan, beberapa pejabat KBRI Khartoum, serta sejumlah tenaga kerja profesional maupun non profesional.

Dalam kesempatan tersebut Gatot Amrih Djemirin, wakil Dubes RI untuk Sudan dan Eritrea yang berhalangan hadir menyampaikan, peringatan Maulid Nabi merupakan bagian terpenting dalam kehidupan seorang muslim sebagai ungkapan rasa cinta dan syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, serta dalam rangka meneladani sifat-sifat beliau yang merupakan manusia paling sempurna.

Ketua Tanfidziyah PCINU Khartoum Sudan H. Miftahuddin Ahimy, MA juga menyampaikan pentingnya menjaga dan melestarikan adat seperti ini yang sekarang ini banyak diusik oleh kelompok tertentu.

“Saat ini tak jarang ditemukan pelajar Indonesia yang belajar di timur tengah ketika pulang ke tanah air tak segan-segan membid’ahkan acara seperti ini yang tentunya ini semua menjadi ‘pekerjaan rumah’ kita bersama untuk memberikan pencerahan dan meluruskan pemahaman sesuai pemahaman para ulama". Sebutnya

Lebih lanjut Miftahuddin menyampaikan, atas dasar inilah salah satu alasan mengapa PCINU dibentuk di negara Sudan.

Ikut memeriahkan acara tersebut Jam’iyyah Syifaul Qulub Nahdlatul Ulama (JSQ NU) Khartoum Sudan yang menampilkan beberapa lagu sholawat setelah pembacaan Maulid Barzanji. 

Kemudian acara ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh H. Muhammad Afifullah, MA yang juga salah satu mustasyar PCINU Khartoum Sudan.




Redaktur: A. Khoirul Anam
Sumber   : Lembaga Dakwah PCINU Sudan



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Internasional Lainnya

Terpopuler Internasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×