Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

PBNU Sahkan Pembentukan PCINU Qatar

PBNU Sahkan Pembentukan PCINU Qatar
Komunitas Nahdliyin di Qatar membentuk kepengurusan PCINU. (Foto: istimewa)
Komunitas Nahdliyin di Qatar membentuk kepengurusan PCINU. (Foto: istimewa)

Doha, NU Online
Satu lagi cabang istimewa NU di luar negeri resmi terbentuk di Qatar. Pengesahan kepengurusan masa percobaan Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Qatar tersebut dilakukan melalui penerbitan SK yang ditandatangani langsung oleh Rais Am PBNU, KH Miftahul Akhyar, Katib Aam, KH Yahya C Tsaquf, Ketua Umum Tanfidiyah, KH Said Aqil Siroj dan Sekretaris Jenderal, Helmy Faishal Zaini pada tanggal 12 November 2021 lalu.

 

Meski secara formal baru disahkan, komunitas Nahdliyin di Qatar sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun keberadaan mereka selama ini lebih terbatas sebagai perkumpulan yang sangat informal dan fleksibel. Baru sejak tahun 2021, komunitas Nahdliyin di Qatar mulai terorganisir. Pada tanggal 10 April 2021, mereka kemudian membentuk Keluarga Besar Nahdlatul Ulama yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya PCINU di Qatar. Lahirnya PCINU Qatar adalah buah dari kerja keras yang sangat panjang. Kelahirannya juga diharapkan akan semakin menguatkan kiprah NU di Qatar ke depan.

 

“Memang benar bahwa memperjuangkan dan menyebarkan nilai-nilai NU tidak harus menunggu pengakuan ataupun duduk dalam struktural organisasi. Tapi turunnya SK pengesahan dari PBNU ini tetap sangat berarti karena akan semakin melipatgandakan semangat dan aktifitas warga nahdliyin di Qatar," tutur KH Mochammad Fuady, salah seorang mustasyar PCINU Qatar.

 

Sebagai negara kaya raya di Timur Tengah, Qatar saat ini telah berkembang menjadi pusat politik, ekonomi dan budaya, bukan hanya di kawasan, tetapi juga di dunia. Negara kecil ini menjadi tujuan para tenaga kerja asing dari seluruh dunia. Jumlah WNI di Qatar sendiri saat ini mencapai 17,000 jiwa. Yang menarik, dari jumlah tersebut, mayoritas WNI adalah para pekerja professional yang tinggal menetap bersama keluarganya. Secara ekonomi, mereka umumnya cukup mapan.

 

“Dengan profil masyarakat demikian, harapannya PCINU Qatar ke depan dapat berperan lebih besar lagi dalam membantu masyarakat baik di Qatar dan terlebih lagi di Indonesia terutama di bidang pendidikan, sosial dan kemasyarakatan” kata Ali Mustofa, salah seorang pekerja profesional Indonesia, yang terpilih sebagai Rais Syuriah PCINU Qatar. Berdirinya PCINU di Qatar juga mendapat sambutan dari perwakilan Pemerintah Indonesia di Qatar dalam hal ini Kedutaan Besar Republik Indonesia di Doha.

 

“Nilai-nilai NU seperti toleransi, moderasi dan keseimbangan adalah nilai-nilai universal yang dapat diterapkan dimanapun. Dengan lahirnya PCINU di Qatar, kita mengharapkan nilai-nilai luhur tadi dapat terawat dan berkembang dengan lebih baik lagi ke depan” kata Ali Murtado, pelaksana fungsi Pensosbud KBRI Doha.

 

Dalam struktur kepengurusan PCINU Qatar, terpilih sebagai Rais Syuriah adalah Ir. H. Ali Musthofa, Katib adalah Kyai Nurhasim, A’wan adalah Mustafa Kamalullah dan Rizaldi Fadilah, Ketua Tanfidziyah adalah Abdul Basit Mukaffi, Wakil Ketua Tanfidziyah adalah Dasep Muhlis Nurrohmi, Sekretaris adalah Muhammad Rio, dan Bendahara adalah Sugeng Riyadi.

 

Editor: Kendi Setiawan


Internasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya