Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

Perjalanan NU Sumedang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana

Perjalanan NU Sumedang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana
Mobil yang dibawa tim NU Sumedang sempat mengalami mogok. (Foto: NU Peduli Sumedang)
Mobil yang dibawa tim NU Sumedang sempat mengalami mogok. (Foto: NU Peduli Sumedang)

Sumedang, NU Online

NU Care-LAZISNU Sumedang bersama dengan LPBINU Sumedang, Jawa Barat kembali menyalurkan bantuan untuk ke beberapa titik yang terdampak bencana, Ahad (21/2).

 

Ketua NU Care-LAZISNU Sumedang Dede Sukmana, mengatakan sesuai arahan dari PCNU Sumedang untuk penyaluran bantuan kemanusiaan diawali ke Kecamatan Ujungjaya yang terkena bencana banjir beberapa hari yang lalu.

 

"Kami dengan 12 personel, berangkat pukul 08.30 WIB dengan tiga mobil. Satu mobil berisi bantuan logistik sembako, dua mobil tim NU Care-LAZISNU dan LPBINU Sumedang, dan satu motor untuk tim dokumentasi," kata Dede, Senin (22/2) pagi.

 

Di Kecamatan Ujungjaya, lanjutnya, rombongan diterima langsung oleh ketua MWCNU Ujungjaya dan pengurus yang lainnya berserta masyarakat sekitar yang siap menerima bantuan kemanusiaan.

 

"Perwakilan masyarakat yang terdampak sekitar sepuluh orang. Sebagian bantuan lainnya, kami titipkan kepada Ketua MWCNU Kecamatan Ujungjaya. Beliau mengatakan bantuan difokuskan di Madrasah Almustaqim, milik Ustadz Aef Saefulloh untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir," terangnya.

 

Adapun bantuan logistik berupa paket beras 5 kg, mi instan, vitamin, minyak goreng, masker, sajadah dan mukena untuk masjid yang terdampak banjir. "LPBINU juga memberikan bantuan berupa disinfektan, kitab-kitab, Al-Qur'an dan pakaian pakaian layak pakai dan makanan," ujarnya.

 

Menurut Dede, masyarakat sekitar mengatakan penyebab banjir tersebut adalah karena curah hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Cipelang.

 

Penyaluran bantuan ke Indramayu

Setelah dari Ujungjaya rombongan kemudian menyalurkan bantuan ke daerah Indramayu, tepatnya Desa Gedangan, Kecamatan Sukagumiwang, yang terkena dampak banjir beberapa hari lalu.

 

Ketua LPBI NU Hendri Rohman mengatakan bantuan kemanusiaan tidak melihat batas wilayah. "Ketika kita mampu dan ada waktu tidak ada salahnya kita membantu korban yang ada di luar wilayah baik materi, tenaga atau pikiran," kata Hendri.

 

Ia menambahkan sinergi antara LPBINU dan NU Care-LAZISNU dalam kegiatan kemanusiaan harus terus dipelihara supaya bisa berjalan lancar dan sukses.

 

Kedatangan rombongan disambut Ketua ISNU dan Ketua UPZISNU Sukagumiwang, M Nasrudin.

 

"Saya selaku Ketua LAZISNU Kabupaten Sumedang merasa bersyukur bisa bertemu dengan beliau, karena mendapatkan informasi perkembangan UPZISNU Sukagumiwang. Beliau mengatakan baru bergerak enam bulan, Kotak Infak NU cuma 300 celengan. Tapi sekarang sudah punya mobil ambulans NU Nusantara," beber Dede.

 

Adanya mobil tersebut sangat bermanfaat dan berguna untuk umat. "Alhamdulillah kami juga mendapatkan motivasi dari beliau," lanjut Dede.

 

Meneruskan ke Cimanggung

Setelah dari Indramayu, rombongan meneruskan perjalanan menuju lokasi terdampak longsor Kecamatan Cimanggung. Tetapi di perjalanan di daerah Kecamatan Paseh mobil PCNU mengalami mogok. Rombongan pun baru tiba di Cimanggung sekitar pukul 19.00 WIB.

 

"Kami langsung memberikan sembako dan santunan kepada korban longsor yang selamat dari bencana. Alhamdulillah bertemu dengan ustadz yang madrasahnya selamat dari longsor. Madrasahnya berdiri utuh ketika bencana. Cuma karena akan mengevakuasi korban meninggal maka madrasah tersebut harus dibongkar," kisahnya.

 

Dede berharap semoga pihak terkait dan yang mempunyai kebijakan dapat membantu kembali berdiri madrasah tersebut. "Mungkin bantuan kami tidak terlalu banyak, tapi sedikit nya bisa meringankan sebagian masyarakat tersebut. Mohon maaf keterbatasan kami," ujarnya.


Dede Sukmana juga menegaskan bahwa agenda penyaluran bantuan tersebut adalah amanah dari para donatur dan harus disampaikan kepada yang berhak. 

 

"Sejauh ini kami, sudah menyalurkan bantuan yang datang dan segera didistribusikan segera secara berkala kepada para korban bencana, sehingga kebutuhan mereka setidaknya bisa tercukupi. Kami juga ucapkan terima kasih kepada donatur yang telah mempercayakan donasinya kepada NU Care-LAZISNU Kabupaten Sumedang semoga senantiasa diberkahkan," pungkasnya.
 

Ustadz Toto salah satu warga terdampak bencana longsor Cimanggung mengatakan bantuan seperti yang diberikan NU selalu dinantikan karena dapat membantu para pengungsi. Terlebih, kini rumahnya menjadi lokasi pengungsian dan juga menjadi tempat mengaji santri-santrinya.


"Saudara saudara kita yang terkena bencana longsor mengungsi di sini itu sekitar 7 KK atau sebanyak 26 jiwa. Pun, karena madrasah tempat mengaji yang berlokasi di lokasi longsor juga hancur dan menjadi jalur evakuasi pada saat itu. Kini rumah ini bersama menjadi tempat mengungsi juga sebagai tempat mengaji anak-anak," ungkapnya.

 

Pewarta: Kendi Setiawan
Editor: Alhafiz Kurniawan


Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya