Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Pererat Kerukunan Umat Beragama, Ansor Riau Dirikan Rumah Toleransi

Pererat Kerukunan Umat Beragama, Ansor Riau Dirikan Rumah Toleransi
Suasana peletakan batu pertama Rumah Toleransi oleh PW GP Ansor Riau. (Foto: Dok. Ansor Riau)
Suasana peletakan batu pertama Rumah Toleransi oleh PW GP Ansor Riau. (Foto: Dok. Ansor Riau)

Pekanbaru, NU Online
Maraknya praktik intoleransi di Indonesia membuat resah berbagai kalangan, termasuk dari Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Riau. Untuk itu, sebagai wujud menguatkan toleransi antarumat beragama, PW GP Ansor Riau menggelar peletakan batu pertama pembangunan Rumah Toleransi, Rabu (4/8).


Rumah Toleransi yang dibangun di kompleks Kantor PWNU Riau, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru itu sendiri terinspirasi dari tulisan pada backround ruang rapat Pimpinan Pusat GP Ansor di Jakarta, dan nantinya bakal dijadikan Sekretariat PW GP Ansor Riau.


Ketua PW GP Ansor Riau, Purwaji mengatakan, Rumah Toleransi tersebut akan selamanya menjadi basecamp perjuangan dalam menjaga semangat toleransi antarumat beragama di Provinsi Riau.


“Dua tahun kami merencanakan pembangunan Rumah Toleransi tersebut, dan hari ini kami memulainya. Perkiraan, kantor ini akan berdiri kurang lebih 4 bulan lagi. Biaya yang dihabiskan sekitar 1,3 miliar rupiah. Alhamdulillah semua kader semangat ikut urunan,” jelas Purwaji.


Menurut dia, tak hanya kader Ansor yang semangat urunan, dari organisasi alumni pesantren atau Itihadu Mutakhakrijil Ma’had (ITMAM) bahkan juga meminta izin untuk menggalang iuran. Sahabat-sahabat dari lintas iman, pendeta, dan lainnya juga sudah menjalin komunikasi ingin ikut membantu pembangunan rumah toleransi tersebut.


Purwaji juga meminta doa restu dan dukungan berbagai pihak yang mencintai Ansor, banser, dan NKRI untuk menjadikan Rumah Toleransi tersebut sebagai simbol keberadaan para penjaga kiai, aswaja, dan NKRI di Bumi Melayu, Riau.


“Saya tidak akan selamanya menjadi Ketua Ansor Riau. Paling hanya dua tahun lagi. Untuk itu, ke depan gedung yang diperkirakan rampung 4 bulan lagi ini akan diestafetkan kepada penerus perjuangan,” lanjut anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau itu.


Acara peletakan batu pertama tersebut berlangsung lancar, sederhana, dan hanya dihadiri oleh sejumlah pengurus PW GP Ansor Riau dan belasan Banser. Hal ini untuk menjaga protokol kesehatan, mengingat PPKM yang masih berlaku di Provinsi Riau.


Kader Banser juga tampak membagikan ratusan nasi bungkus kepada warga yang melintas di depan Komplek PWNU Riau sebagai ungkapan syukur peletakan batu pertama pembangunan Rumah Toleransi.


Kontributor: M Owen Maulana
Editor: Musthofa Asrori


Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya