Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

PAS MANTAP Ansor Ranting Karangrejo Banyuwangi Cegah Siswa Putus Sekolah

PAS MANTAP Ansor Ranting Karangrejo Banyuwangi Cegah Siswa Putus Sekolah
Program PAS MANTAP digarap untuk memberantas anak putus sekolah di jenjang lulusan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). (Foto: istimewa)
Program PAS MANTAP digarap untuk memberantas anak putus sekolah di jenjang lulusan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). (Foto: istimewa)

Banyuwangi, NU Online

Pendidikan adalah salah satu kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan generasi. Namun, adanya pandemi Covid-19 menimbulkan situasi darurat pada kesehatan masyarakat. Lebih jauh juga berakibat pada perekonomian setiap keluarga.

 

"Di sudut lain pendidikan pelajar dalam setiap keluarga sangat dibutuhkan. Kita juga melihat media memberitakan dampak anak putus sekolah juga tidak sedikit," ungkap Ketua GP Ansor Ranting Karangrejo Andria Fajar saat dimintai keterangan NU Online, Selasa (27/07/2021).

 

Karena itu, bersama anggota Ansor lainnya, ia meluncurkan program Peduli Anak Sekolah MANfaat tertaTa dan Produktif (PAS MANTAP). Program ini digarap untuk memberantas anak putus sekolah di jenjang lulusan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

 

"Kita pun dalam suksesi peluncuran program ini bekerjasama dengan beberapa lembaga pendidikan terkait. Secara khusus di tingkat SMP kita bekerjasama dengan MTs Mathooliul Ulum, Karangrejo. Sementara SMK Gajah Mada Banyuwangi merupakan lembaga pendidikan yang bekerjasama di tingkat SMA," jelas Andria sapaan karibnya.

 

Senada hal itu, Sekretaris GP Ansor Ranting Karangrejo Irfan Bachtiar menambahkan program bantuan pendidikan ini menyasar seluruh warga Kelurahan Karangrejo memiliki putra-putri yang terancam putus sekolah, sebab tidak mampu atau termasuk yatim piatu.

 

"Selain mereka (yang dapat bantuan) diberikan beasiswa penuh. Kita juga berikan subsidi untuk pembelian seragam sekolah, dari dana yang berhasil kita kumpulkan melalui para dermawan dan pengusaha," kata Irfan.

 

Program PAS MANTAP itu terus akan dilanjutkan dan terus disempurnakan dengan menyiapkan seluruh sistem dan komposisi stakeholder terkait. Apalagi masih di tengah-tengah himpitan virus Covid-19 yang masih belum pasti kapan berakhirnya.

 

"Terutama kita akan terus membuka donasi dalam pengadaan bantuan alat tulis, buku paket, LKS, dan perlengkapan lainnya. Pun berharap seluruh elemen membantu suksesi program ini guna membangun masyarakat masa depan yang lebih tertata dan berpendidikan. Kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu suksesnya program kali ini," kata Irfan menutup keterangannya.

 

Salah satu penerima manfaat Putri Ayu yang juga alumnus SDN 2 Karangrejo mengaku sangat bersyukur bisa melanjutkan sekolah kembali melalui program PAS MANTAP.

 

"Ini di luar bayangan dan ekspektasi saya. Sebab saya melihat kondisi perekonomian keluarga di tengah pandemi ini serasa tidak mungkin dapat meneruskan sekolah kembali ke jenjang SMP. Terimakasih atas bantuan dari segenap pengurus dan anggota dari GP Ansor Ranting Karangrejo yang telah membantu kelanjutan pendidikan saya," kata Putri memberikan keterangan.

 

"Semoga seluruh pengurus dan anggota terus diberikan keberkahan dan kesehatan selalu," doa Putri mengakhiri keterangannya.

 

Sementara Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Banyuwangi Sugito memberikan apresiasi atas inisiatif dan kretivitas pengurus dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama melalui Banom Ansor secara khususnya.

 

"Sudah sepatutnya kita hadir tidak dalam persoalan keagamaan saja. Lebih jauh saatnya kita hadir dalam aspek program kerja sosial keummatan yang dibutuhkan oleh umat. Inovasi ini saya harap bisa disempurnakan dan dikerjakan oleh ranting-ranting lainnya di Kecamatan Banyuwangi," kata Cak Gito sapaan karibnya.

 

Kontributor: M Sholeh Kurniawan
Editor: Kendi Setiawan


Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya