Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

NU Jateng Sampaikan Rekomendasi untuk Muktamar Ke-34 di Lampung

NU Jateng Sampaikan Rekomendasi untuk Muktamar Ke-34 di Lampung
Katib 'Aam PBNU KH Yahya Cholil Tsaquf (kiri) saat hadiri konsolidasi PWNU Jateng dengan PCNU se-Jateng di Semarang (Foto: NU Online/Samsul Huda)
Katib 'Aam PBNU KH Yahya Cholil Tsaquf (kiri) saat hadiri konsolidasi PWNU Jateng dengan PCNU se-Jateng di Semarang (Foto: NU Online/Samsul Huda)

​​​​​Semarang, NU Online  
Gelaran Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) yang bakal dilangsungkan di Lampung 23-25 Desember mendatang mulai terasa gregetnya. Berbagai usulan calon Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai bermunculan.

 

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah juga mulai memanaskan mesin organisasinya melakukan konsolidasi menyongsong gawe besar NU dengan mengumpulkan Rais dan Ketua Pengurus Cabang NU se-Jawa Tengah di Hotel Patrajasa Semarang pada Jumat (8/10) malam.

 

Dari dialog para Rais dan Ketua PCNU dengan Katib Aam PBNU bersama Rais PWNU Jateng dicapai kesepakatan Bahwa PWNU Jateng bersama PCNU se-Jateng tetap  satu barisan dalam Muktamar ke-34 NU di Lampung.

 

Kesepakatan yang dibacakan Sekretaris PWNU Jateng KH Hudallah Ridwan Naim itu berisi sembilan poin meliputi:

 

  1. NU Jateng mendukung suksesnya muktamar yang berkualitas dan bermartabat.
  2. Memperjuangkan penguatan kemandirian NU untuk terwujudnya visi NU sebagai organisasi pelayanan umat.
  3. Memperjuangkan revitalisasi organisasi melalui regenerasi dan reorganisasi kepemimpinan secara sehat dan bermartabat serta penguatan di tingkat basis khususnya MWC, ranting, dan anak ranting.
  4. Mendorong pengarusutamaan penegakan supremasi syuriyah sebagai pengendali organisasi. 
  5. Mempertegas usulan kepada PBNU agar sebelum muktamar ke-34 segera menyelesaikan kasus-kasus PCNU berdasarkan AD/ART NU dan peraturan-peraturan turunannya. 
  6. Mengimbau kepada masyarakat nahdliyin dan masyarakat umum agar tidak membuat opini via media sosial apapun dengan membuka dan menyebarkan aib pihak-pihak tertentu karena merupakan perbuatan yang tidak bermartabat dan tidak sesuai dengan akhlakul karimah.
  7. Memperjuangkan penguatan NU sebagai marji'iyah dan qiyadatul ummah. 
  8. Berupaya melengkapi AD/ART dan turunannya untuk mengantisipasi terjadinya masalah-masalah yang disebabkan kekosongan regulasi.
  9. Memperjuangkan calon yang bisa membuat suasana sejuk dan rahmah kepada masyarakat yang sejalan dengan logika organisasi.

 

Rais PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh mengatakan, sembilan poin kesepakatan itu akan disampaikan ke sejumlah PWNU yang selama ini sudah membangun komunikasi dengan PWNU Jateng untuk mengupayakan agar muktamar di Lampung berlangsung lancar. 

 

"Jateng sudah membangun komunikasi dengan sejumlah wilayah lain jauh sebelum Munas alim ulama dan Konbes NU. Rumusan kesepakatan ini sudah ditunggu sejumlah wilayah yang sevisi dengan Jateng untuk dijadikan isu sentral muktamar," terangnya.

 

Ketua PWNU Jateng KH Muzamil kepada NU Online, Sabtu (9/10) mengatakan, agenda menyamakan visi yang dirangkai dengan sosialisasi keputusan musyawarah nasional (munas) alim ulama dan konferensi besar (Konbes) NU 2021 ini selain dihadiri Rais dan Ketua PCNU se-Jateng, juga dihadiri Katib Aam PBNU Gus Yahya Cholil Tsaquf.

 

"Pertemuan di Hotel Patrajasa kemarin selain silaturahim setelah pandemi Covid-19 mereda, juga untuk menyampaikan hasil-hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Jakarta," pungkasnya. 

 

Kontributor: Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz



Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya