Lombok Barat, NU Online
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Nusa Tenggara Barat mengajak santri menulis. Hal Ini disampaikan oleh wakil ketua PW IPNU NTB Bidang Media dan Jaringan Yas Arman Prayatna pada pelatihan medsos dan jurnalistik untuk santri di ruang kelas SMK Abhariyah Jerneng, Lombok Barat, Rabu (23/12).
<>
Menurut Yas Arman, IPNU NTB bidang media dan jaringan akan fokus melatih santri dan siswa untuk mempersiapkan penulis-penulis andal ke depan. "Kami punya tim khusus untuk melatih para santri," katanya.
Pada pelatihan ini, IPNU NTB bersama Helmy Faisal Zaini (HFZ) Center melatih seluruh santri. Hadir dalam pembukaan koordinator HFZ Center wilayah NTB Akhdiansyah.
Akhdiansyah dalam sambutannya mengatakan bahwa pelatihan ini tidak hanya dilaksanakan di pesantren Abahariyah, tetapi juga akan digelar di pesantren sepulau Lombok.
"Menulis saat ini suatu hal yang sangat penting dan menjadi keharusan," kata penulis buku ini.
Di samping itu, pelajar penting mengusai media sosial. Karena selama ini banyak di antara kita hanya menggunakan fesbuk, itu pun masih sebatas membuat status yang kurang berbobot sehingga orang tidak minat membacanya.
"Media sosial juga bisa berdampak negatif dan positif, tergantung kita bagaimana menggunakannya," jelas Akhdiansyah kepada 30 santri yang hadir menjadi peserta.
Dalam kesempatan ini, Akhdiansyah lebih banyak menyinggung tentang teori menulis dan pemamfatan media sosial. (Hadi/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khutbah Jumat: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Bersyukur atas Kelahiran Rasulullah
3
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
4
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
5
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
6
Mabes TNI Minta Masukan PBNU soal Rencana Pemindahan Makam Pahlawan Nasional ke Daerah Asal
Terkini
Lihat Semua