Hari Toleransi, Jagongan Ramik Ragom Way Kanan Diskusikan Kekacauan Medsos
Sabtu, 12 November 2016 | 03:05 WIB
Sejumlah aktivis pemuda lintas iman di Kabupaten Way Kanan akan meramaikan Jagongan Ramik Ragom (beragam) peringatan Hari Toleransi dengan diskusi bertema Media Sosial Media Perdamaian guna mencari solusi maraknya informasi sampah di media sosial (medsos).
"Krisis berpikir jernih mengakibatkan bangsa Indonesia sulit melakukan revolusi mental. Fakta tersebut merujuk publik yang tak lepas dari media sosial yang gagal menjadi masyarakat atau generasi pembaharu. Masyarakat media sosial kita lebih memilih mengonsumsi informasi sampah daripada informasi inspiratif," ujar penggiat Gusdurian Lampung, Gatot Arifanto, di Blambangan Umpu, Sabtu (12/11).
Presiden Southeast Asian Press Alliance (SEAPA) Eko Maryadi dalam sejumlah kesempatan menyatakan konten media sosial adalah sampah. Menurut mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia itu, kebiasaan masyarakat Indonesia begitu menerima broadcast di Whatsapp menganggapnya menarik dan menyebarluaskan kendati informasi yang mentah yang tersebut belum terverifikasi kebenarannya.
"Di facebook dan media sosial lainnya juga demikian, share sesuatu yang tidak mencerahkan seperti berita ngawur seakan menjadi prioritas daripada membagikan informasi yang bernas. Jika paradigma semacam itu subur, Indonesia tak akan pernah menjadi bangsa unggul, tapi bangsa yang terampil menebar disinformasi, kebencian dan intoleransi. Diperlukan solusi atas persoalan tersebut," ujar anggota AJI Bandar Lampung itu lagi.
Sejumlah pemantik diskusi dalam kegiatan tersebut ialah anggota Dewan Pembina Gerakan Pemuda Ansor Iskardo P Panggar, Ketua KNPI Andi Oktoviandi, Ketua Karang Taruna Sairul Sidik, Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Indra Z Rayusman.
Selanjutnya Ketua Pemuda Muhammadiyah Munawar, Ketua Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) I Gede Klipz Darmaja, Ketua Kelompok Kerja Wartawan (Pokjawan) Dedi Tornando dan aktivis Pemuda Katholik Andreas Natalis Sapta Aji.
"Kami mengundang sejumlah kepala sekolah dan pelajar untuk ikut urun rembug terkait persoalan intoleransi di media sosial," ujar Ketua GP Ansor Way Kanan itu pula.
Jagongan Ramik Ragom akan digelar Rabu, 16 November 2016, pukul 13.00 WIB hingga selesai di aula SMK Kesehatan Cahaya Darma, Baradatu. Kegiatan ini akan diramaikan oleh acapela SMAN 1 Baradatu, musik perdamaian oleh SMK Kesehatan Cahaya Darma, dan pembacaan puisi Gus Mus oleh santri Assidiqqiyah 11, serta foto selfie #DamaiRamaiRamai #RamaiRamaiDamai. (Disisi Saidi Fatah/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak, Keluarga, hingga Orang Lain, Dilengkapi Latin dan Terjemah
2
Data Hilal Jelang Idul Fitri 1446 H Menurut Lembaga Falakiyah PBNU dan BMKG
3
Khutbah Jumat: Jangan Biarkan Ramadhan Berlalu Tanpa Jejak
4
Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ramadhan Membentuk Pribadi Berkarakter, Disiplin, dan Peduli Lingkungan
5
Gus Baha Anjurkan Zakat Diberikan kepada Keluarga Terdekat
6
Khutbah Jumat: Menutup Ramadhan dengan Tawakal, Kunci Terima Amal di Mata Allah
Terkini
Lihat Semua