Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

El-Balasyik Tak Pernah Absen di Majelis Maulid Habib Luthfi

El-Balasyik Tak Pernah Absen di Majelis Maulid Habib Luthfi
Pekalongan, NU Online
Siapa yang tidak kenal dengan grup musik bergenre gambus El-Balasyik asal Jember. El-Balasyik adalah salah satu grup musik yang cukup terkenal dengan vokalis andalan Mustofa Abdullah.

Hampir 15 tahun terakhir ini grup musik yang bermarkas di Surabaya tidak pernah absen di majelis maulid yang digelar Habib Luthfi bin Yahya di Kanzus Sholawat Pekalongan.

Maulid Nabi yang digelar Habib Luthfi bin Yahya selalu menyajikan aneka suguhan bernuanasa keagamaan dan kebangsaan dengan sajian budaya yang cukup dikenal oleh masyarakat.

Di maulid nabi yang dihelat Habib Luthfi menyajikan nuansa keagamaan yang cukup kental, seperti nikah maulid, khotmil quran, pembacaan ratibul kubra, dalailul khairat dan pembacaan maulid simtud durar. Nuansa kebangsaan ada pawai merah putih dan apel merah putih serta silaturrahmi nasional ulama, TNI dan Polri. Sedangkan nuasa budaya ditampilkan pawai pajang jimat dan pentas musik El-Balasyik.

Hiburan musik menjadi agenda wajib setelah lelah mengikuti kegiatan rangkaian maulid nabi. Maulana Habib Lutfi bin Yahya beserta keluarga pada malam harinya sebelum puncak acara atau sesudah maulid mengikuti kesenian Gambus Balasyik di Kanzus Shalawat.

Habib Zainal Abidin As-Segaf mengatakan, Abah Habib Luthfi itu sangat manusia sekali. Maulid kemarin (22-24/12) setelah penat menyiapkan dan mengikuti kegiatan maulid dan menemui puluhan ribu orang, ia ingin menghibur dirinya dengan musik Gambus-Balasyik dimulai pada pukul 22.00 hingga pukul 02.00 pada malam menjalang puncak acara peringatan maulid.

Suatu waktu Habib Lutfi ditanya kenapa suka sekali musik, ia menjawab bahwa di musik kita akan menemukan kekaguman. Ilmu Allah yang ada dalam musik itu sangat luar biasa. Di antaranya not musik itu hanya ada 7, do re mi fa sol la si do, do si la sol fa mi re do. Sedangkan oktafnya ada tujuh, suara miringnya lima, jadi ada dua belas. Semua ini dipakai di seluruh dunia, dan mengeluarkan lagu yang beragam. Itu merupakan satu hal yang sangat menarik.

Ketika orang mendengarkan musik, mereka bisa menangis dan tertawa, bersedih dan bersuka ria. Nah, yang berupa benda saja bisa menghasilkan efek semacam itu. Lantas bagaimana kalau kita tengah mendengar lantunan  ayat Al-Quran sedang dibacakan? Mesti akan jauh lebih dari itu, tutur Habib Luthfi. (Abdul Muiz/Alhafiz K)



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Daerah Lainnya

Terpopuler Daerah

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×