Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Cegah Stunting, Fatayat NU Bantaeng Sulsel Bagikan Makanan Bergizi

Cegah Stunting, Fatayat NU Bantaeng Sulsel Bagikan Makanan Bergizi
Bantaeng tercatat memiliki angka stunting sebesar 21,0 persen pada 2018.
Bantaeng tercatat memiliki angka stunting sebesar 21,0 persen pada 2018.

Bantaeng, NU Online
Pimpinan Pusat Fatayat Nahdatul Ulama (NU) bekerja sama dengan Pengurus Cabang Fatayat Nahdatul Ulama Kabupaten Bantaeng menyalurkan pemberian tambahan makanan bergizi untuk ibu hamil dan balita di tengah pandemi Covid-19, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.Kegiatan yang menjadi bagian dari program Kementerian Kesehatan RI ini berlangsung pada 30-31 Desember 2020.


Selama distribusi makanan berupa biskuit MPASI (makanan pendamping ASI) untuk balita dan biskuit bergizi untuk ibu hamil, pengurus Fatayat NU mengunjungi sembilan posyandu di daerah setempat, antara lain di Desa Rappoa, Desa Lumpangang, Desa Bonto-Bontoa, Desa Mappilawing, Desa Ulugalung, dan Kelurahan Lamalaka.


Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bantaeng Risdawati Majid menerangkan, selain untuk peningkatan gizi selama pandemi, program ini diharapkan mencegah meningkatnya jumlah kasus stunting di kota berjuluk “Butta Toa” tersebut.


"Menurutnya, sesuai data riset kesehatan dasar tahun 2018, Bantaeng tercatat memiliki angka stunting sebesar 21,0 persen. Angka ini adalah angka terendah di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, tapi tetap pada posisi angka lebih tinggi dibandingkan toleransi maksimal stunting yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO)," jelas Risdawati, Rabu (30/12).


Hardianti, bagian posyandu Anggrek I Desa Lumpangan, menyampaikan terima kasih kepada para pengurus Fatayat NU yang telah bersedia membantu peningkatan gizi di daerahnya. Sebagai aktivis posyandu dan ibu balita, ia mengaku sangat senang.


"Kami berharap, semoga apa yang menjadi tujuan utama dapat tercapai terutama bagi balita yang tadinya berat badannya kurang, bisa bertambah naik apa lagi di masa pandemi Covid-19 ini," kata Hardianti.


Kontributor: A Saeful
Editor: Mahbib K
 


Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya