Rusia Segera Miliki Siaran Televisi Khusus Muslim
NU Online · Rabu, 19 Januari 2011 | 19:56 WIB
Pemerintah Rusia segera meluncurkan sebuah saluran televisi khusus muslim. Kebijakan ini diambil agar mendorong toleransi antarumat beragama di Rusia.
Apalagi di Moskow kerap terjadi bentrokan antarumat beragama, sejak jatuhnya Uni Soviet. Saluran televisi muslim ini sebelumnya sudah diusulkan oleh Presiden Rusia, Dmitry Medvedev, dua tahun silam. Diperkirakan siaran televisi muslim ini mengudara di Februari atau Maret.
/>
Saat ini di Rusia, ada sekitar 20 juta Muslim. Muslim merupakan agama terbesar ketujuh di negara bekas komunis tersebut.
"Kami percaya, televisi muslim ini akan bermanfaat untuk menumbuhkan semangat toleransi dengan agama lain," demikian kata Kepala Kantor Berita Rusia RIA, Mufti Ravil Gaynutdin. Ia menambahkan, program akan dirancang untuk audiens muda.
Pada Desember 2010, di Moskow terjadi kerusuhan terburuk dalam sejarah pasca-Soviet, ketika sekitar 7.000 pemuda yang berkumpul di dekat Kremlin memukuli warga lain yang bukan etnis Slavia.
Kekerasan ini dikutuk oleh Medvedev dan Perdana Menteri Vladimir Putin. Kekerasan dipicu oleh tewasnya suporter klub sepak bola Spartak Moskow, Yegor Sviridov, pada 6 Desember. Sviridov dikabarkan dibunuh oleh suporter imigran muslim dari Kaukasus Utara. (syf)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
3
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
4
Khutbah Bahasa Jawa: Bungaha kelawan Rahmat Paling Agung — Kanjeng Nabi Muhammad saw
5
Mabes TNI Minta Masukan PBNU soal Rencana Pemindahan Makam Pahlawan Nasional ke Daerah Asal
6
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
Terkini
Lihat Semua