Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Maulid Nabi di Pulau Terpencil

Maulid Nabi di Pulau Terpencil
Probolinggo, NU Online
Suasana Pulau Gili Ketapang, Rabu (23/3) nampak lebih ramai dan meriah dari pada biasanya. Hari itu Bupati Probolinggo H Hasan Aminuddin, Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ny. Hj. Tantri Hasan Aminuddin dan Wakil Bupati Salim Qurays, S.Ag beserta anggota Muspida dan pejabat di lingkungan pemerintah daerah berkunjung ke pulau terpencil yang satu-satunya di Kabupaten Probolinggo tersebut.<>

Warga masyarakat Desa Gili Ketapang nampak antusias menyambut kedatangan Bupati Hasan dan rombongan. Terbukti dengan berjubelnya massa mulai dari dermaga hingga kerumunan warga dan siswa/siswi sekolah yang berjajar memberikan sambutan di sepanjang jalan yang dilalui rombongan.

Kesenian hadrah ikut menyambut kedatangan rombongan mulai dermaga hingga sampai ke lokasi acara. Untuk sampai di lokasi yakni halaman SDN Gili Ketapang III, rombongan harus melewati jalan desa dan gang-gang sempit sejauh kurang lebih 1 kilometer.

Ada beberapa agenda dalam kunjungan kali ini yaitu peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, peringatan 40 hari meninggalnya Alm. Adji Massaid, pengobatan massal dan penyerahan beberapa paket bantuan untuk nelayan dan warga Desa Gili Ketapang.

Acara diawali dengan penyerahan paket bantuan beras kepada nelayan yang tidak melaut akibat cuaca buruk dan paket buku tulis kepada siswa/siswi sekolah. Paket bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Hasan, Wabup Salim dan anggota Muspida.

Paket bantuan beras yang diberikan merupakan bantuan dari Kementerian Sosial RI kepada 1.533 orang nelayan yang tidak dapat melaut akibat cuaca buruk masing-masing mendapatkan 5,6 kilogram beras.

Tak jauh dari lokasi acara, tepatnya di halaman Puskesmas Pembantu (Pustu) Gili Ketapang dilaksanakan kegiatan pengobatan massal bagi nelayan kurang mampu yang diperuntukkan bagi 400 orang warga setempat.

Pada sambutannya usai menyerahkan paket bantuan secara simbolis, Bupati Hasan mengajak warga untuk selalu mensyukuri nikmat Allah SWT. ”Sudah banyak kemajuan dan hasil pembangunan yang dapat dirasakan masyarakat saat ini. Oleh karena itu kita harus selalu mensyukurinya dan memanfaatkanya dengan baik”, ujarnya.

Bupati Hasan juga mengingatkan agar warga masyarakat tak melupakan jasa semua pihak yang telah membawa kemajuan dan manfaat, seperti Alm Adji Massaid yang ikut berperan membawa proyek Sistem Pipanisasi Air Minum (SPAM) ke pulau Gili Ketapang.

Kepada seluruh warga Gili Ketapang, orang nomor satu di Kabupaten Probolinggo ini menekankan agar memelihara hubungan yang baik dengan sesama warga. ”Setiap persoalan sekecil apapun agar dibahas dengan duduk bersama untuk mencari jalan keluar penyelesaiannya. Jaga kerukunan dan kebersamaan yang telah terpelihara selama ini”, tegas Bupati Hasan.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo AKBP Zulfikar Tarius atas nama Mupida pada sambutannya mengaku takjub melihat keberhasilan proyek pipanisasi air minum di pulau Gili Ketapang. ”Hebat, di pulau seperti ini ternyata airnya berlimpah dan bersih”, ujarnya.

Oleh karenanya, Kapolres AKBP Zulfikar Tarius mengingatkan agar apa yang sudah diberikan tersebut dipelihara, dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kepentingan bersama.

Kepada masyarakat Gili Ketapang, AKBP Zulfikar Tarius memberikan motivasi bahwa manusia dapat bertahan dan segalanya masih mungkin selama masih ada harapan. Demikian halnya dengan warga Gili Ketapang yang menurutnya memiliki harapan dengan potensi yang dimiliki.

Senada dengan Bupati Hasan, Kapolres juga meminta agar masyarakat selalu menjaga kebersamaan. Jika muncul permasalahan sekecil apapun agar segera diselesaikan dengan cara musyawarah agar tak menjadi masalah yang lebih besar.

Setelah beberapa sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan Sholawat Nabi dalam rangka memperingati Maulid. Di penghujung acara, sebagai wujud terima kasih sekaligus untuk mendo'akan arwah Alm. Adji Massaid, acara siang itu dilanjutkan dengan pembacaan Tahlil yang dipimpin oleh KH. Husni Munandar.

Usai seluruh rangkaian acara, Bupati Hasan dan Ny. Tantri Hasan kembali membagikan santunan kepada janda tua dan anak yatim yang ada di Desa Gili Ketapang. (and).


Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Warta Lainnya

Terpopuler Warta

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×