Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Rakornas LP Ma’arif NU Sikapi Persoalan Pendidikan di Indonesia

Rakornas LP Ma’arif NU Sikapi Persoalan Pendidikan di Indonesia
Ketua LP Ma'arif PBNU, HZ Arifin Junaidi. (Foto: maarifnu.org)
Ketua LP Ma'arif PBNU, HZ Arifin Junaidi. (Foto: maarifnu.org)

Jakarta, NU Online

Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PBNU menyelenggarakan Rakornas (Rapat Koordinasi Nasional) pada Rabu (10/2) untuk menjalankan dan memperkuat kebijakan NU di bidang pendidikan formal.


Rakornas yang digelar dalam rangkaian Hari lahir Ke-98 NU (16 Rajab 1442 H) ini juga sebagai upaya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi dan perlu penanganan khusus baik dari segi manajemen, hubungan kelembagaan, maupun kualitas pendidikannya.


Sektretaris LP Ma’arif PBNU Harianto Oghie mengatakan bahwa berbagai perkembangan dunia pendidikan yang terjadi saat ini mendorong LP Ma’arif NU untuk melakukan penanganan yang maksimal terhadap keberadaan satuan  pendidikan yang bernaung di bawahnya. 


Berbagai masalah gelobal, nasional, kebangsaan dan perkembangan keberagamaan akhir-akhir ini dipastikan akan mempengaruhi keberadaan satuan-satuan pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama yang saat ini sudah mulai melakukan pembenahan-pembenahan baik dari segi fisik, SDM, manajemen, maupun kualitas pendidikan yang diselenggarakannya.


“Maka Rakornas ini menjadi ajang untuk melakukan koordinasi dalam sinergi program dan penguatan kelembagaan selain membahas berbagai program-program nasional LP Ma’arif NU 2021,” tegasnya dikutip dari situs resmi Ma'arif NU.


Sementara Ketua Panitia Rakornas Imam Buchori menegaskan, perkembangan dan isu-isu pendidikan nasional saat ini perlu diantisipasi dan disikapi melalui maksimalisasi potensi sumber daya, jaringan, sinergitas LP Ma’arif NU.

 

Semua ini akan memperkokoh LP Ma’arif untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang moderat berhaluan Ahlussunnah wal jamaah dalam konteks kehidupan millenial menghadapi persaingan gelobal. 


Secara rinci, Imam Buchori menjelaskan tujuan Rakornas yang mengusung tema besar adalah Hidmah LP Ma’arif NU: Bersinergi Meneguhkan Karakter Aswaja Pada Generasi Millenial Dalam Menghadapi Tantangan Global ini. Pertama adalah meningkatnya konsolidasi organisasi di lingkungan LP Ma’arif NU saling terpadu mewujudkan visi-misi LP Ma’arif NU. 


Kedua, meningkatnya kerjasama yang solid antar seluruh pengurus LP Ma’arif NU di berbagai tingkat kepemimpinan, pusat, wilayah, cabang, dan majelis wakil cabang dalam mensukseskan program strategis LP Ma’arif NU. Ketiga, adanya rekomendasi untuk pembenahan manajemen dan peningkatan mutu pendidikan di lingkungan NU. 


Keempat, adanya respon isu-isu strategis kebijakan pemerintah terkait pendidikan dasar dan menengah. Kelima, adanya rekomendasi untuk penyelenggaraan kegiatan berskala nasional di antaranya Perkemahan Wirakarya Maarif NU Nasional (Perwimanas) dan Pekan Olahraga dan Seni Maarif NU Nasional (Posemanas).


Rakornas LP Ma’arif NU 2021 ini akan diikuti oleh seluruh pengurus LP Ma’arif NU PBNU dan Pengurus LP Ma’arif NU Wilayah dan Cabang se-Indonesia. Adapun narasumber yang dihadirkan yakni Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siro yang akan membahas terkait Kebijakan Umum PBNU dalam Khidmah NU: Menyebarkan Aswaja dan Meneguhkan Komitmen Kebangsaan, pada sektor pendidikan. 


Selain itu dua orang menteri juga dihadirkan yakni Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas yang memaparkan materi Arah Kebijakan Pendidikan Madrasah Menghadapi Persaingan dan Tantangan Global, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim dengan materi tentang Arah Kebijakan Pendidikan Dasar Dan Menengah Dalam Peningkatan Mutu .


Pewarta: Muhammad Faizin

Editor: Fathoni Ahmad


Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya