Unik, Nuansa NU Warnai Akad Nikah Aktivis PMII Ini
NU Online · Sabtu, 7 Juli 2018 | 18:00 WIB
Jika biasanya akad nikah dilakukan dengan setelah jas hitam dipadu celana dasar hitam, namun pemandangan berbeda terlihat pada akad nikah kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Pringsewu, Lampung. Wakil Ketua I Bidang Kaderisasi Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Lampung, Eko Tri Pranoto melangsungkan akad nikahnya dengan mengenakan jas organisasi PMII.
Eko melangsungkan akad nikah dengan kader PMII Rayon Ushuludin, Neza, di Pondok Pesantren Zamais, Kecamatan Adiluwih, Pringsewu, Rabu (4/7) pagi.
"Ini saya lakukan karena cinta terhadap PMII," kata Eko saat ditanya alasan mengapa berjas PMII saat menikah.
Ketua Komisariat PMII Universitas Lampung masa bhakti 2013-2014 ini ingin momentum sakral akad nikahnya tak lepas dari kebanggaan terhadap organisasi. Pria kelahiran Lampung Tengah ini berharap kecintaannya terhadap PMII tak pernah lepas darinya.
Selain cinta terhadap PMII, Eko juga mengungkapkan cintanya terhadap Nahdlatul Ulama (NU). Oleh karena itu, ia mempersembahkan mas kawin permintaan mempelai putri berupa uang Rp. 2018 rupiah dalam bingkai berlogo NU.
Keunikan lain sebagai wujud cinta kepada NU juga terlihat pada resepsi pernikahan yang dilakukan di kediaman mempelai putri ini. Disalah satu sesi foto, kedua mempelai menampilkan foto bersama mengenakan seragam Badan Otonom (Banom) NU. Eko mengenakan seragam Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Neza mengenakan seragam Fatayat.
Saat ditanya perihal pasangannya, Neza mengaku bangga bisa memiliki suami yang aktif dalam organisasi. Mahasiswi pascasarjana UIN Raden Intan Lampung ini ingin saat menjalin rumah tangga nantinya juga masih tetap aktif berorganisasi.
"Saya dan suami tetap akan aktif berorganisasi," kata alumni Fakultas Ushuludin UIN Raden Intan Lampung. (Esa/Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khutbah Jumat: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Bersyukur atas Kelahiran Rasulullah
3
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
4
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
5
Khutbah Bahasa Jawa: Bungaha kelawan Rahmat Paling Agung — Kanjeng Nabi Muhammad saw
6
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
Terkini
Lihat Semua