Pelajar NU Jakpus Kampanyekan Pemberantasan Putus Sekolah
NU Online · Ahad, 4 Mei 2014 | 13:01 WIB
Jakarta, NU Online
Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jakarta Pusat menggelar aksi damai long march dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dari Monumen Nasional Jl. Merdeka Selatan Jakarta Pusat, hingga Bundaran HI, Ahad (4/5) pagi.
<>
Kegiatan ini mengambil tema “Pendidikan Langkah Awal Menuju Kemandirian Bangsa”. Aksi damai ini dimeriahkan dengan publikasi poster-poster tentang pentingnya pendidikan, pembagian buku bacaan, majalah, tabloid, alat tulis, souvenir kepada masyarakat secara gratis.
Peserta aksi ini merupakan perwakilan Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Se-Jakarta Pusat dan pelajar dari kecamatan Gambir. Respon positif masyarakat sekitar membuat pelajar-pelajar NU ini semakin bersemangat.
Dalam aksinya, para pelajar membentangkan poster, spanduk yang berisi ajakan untuk tidak putus sekolah, senantiasa semangat untuk belajar dan beragam saran dan ajakan yang baik lainnya.
Friady Maulana, Ketua IPNU Jakarta Pusat mengatakan, kegiatan ini sengaja dilaksanakan di hari libur dan bertepatan dengan car fee day, dikarenakan hampir masyarakat Jakarta meluangkan waktunya untuk olah raga di Monas dan Bundaran HI.
Dengan memberikan buku dan alat tulis secara gratis kepada masyarakat ini, pelajar NU memiliki kepedulian pada pendidikan nasional dan mengingatkan masyarakat bahwa kemiskinan bukanlah penghambat sekolah.
“Kita mengajak masyarakat agar punya kepedulian yang sama untuk memberantas kebodohan dan tingginya angka putus sekolah,” ujar Friady.
Agenda kegiatan IPNU-IPPNU masa khidmat 2012-2014 selanjutnya yaitu persiapan konferensi Cabang yang Insya Allah akan dilaksanakan di Gedung kantor Walikota Jakata Pusat akhir bulan ini. (Muhammad Ansori/Mahbib)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khutbah Jumat: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Bersyukur atas Kelahiran Rasulullah
3
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
4
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
5
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
6
Kapolda Metro Jaya Diteriaki Pembunuh oleh Ojol yang Hadir di Pemakaman Affan Kurniawan
Terkini
Lihat Semua