Daerah

Pasangan Suami Istri Jadi Peserta Diklatsar Banser

NU Online  ·  Sabtu, 7 Juli 2018 | 11:30 WIB

 Lamongan, NU Online
Selama tiga hari, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Paciran Lamongan, Jawa Timur melangsungkan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser. Di antara peserta ternyata ada pasangan suami istri.

Kegiatan diselenggarakan Satuan Koordinasi Rayon Barisan Ansor Serbaguna (Satkoryon Banser) Pimpinan Anak Cabang Paciran yang diikuti ratusan peserta. Mereka adalah perwakilan dari berbagai kecamatan di Lamongan dan sekitarnya. Ada dari Paciran, Kalitengah, Brondong, Solokuro, Karanggeneng, Mantup, Babat, Pucuk, Palang Kabupaten Tuban, bahkan tiga peserta dari Sumatera.

Yang menarik dari 125 peserta tersebut ada sepasang suami istri yang ikut sebagai peserta. Keduanya adalah Musyafi'in dan Liswatin delegasi peserta dari Ranting Sumuran Sumurgayam Paciran Lamongan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis hingga Sabtu (5-7/7) dilangsungkan di Dusun Sumuran, Sumurgayam, Paciran, tersebut merupakan salah satu pengkaderan formal di Banser Ansor.
"Diklatsar wajib diikuti oleh anggota baru maupun lama yang belum menempuh pendidikan formal dasar. Di tingkat Ansor ada PKD, dan di Banser ada Diklatsar,” kata Muhammad Masyhur selaku Ketua Pimpinan Cabang Ansor Lamongan, Sabtu (7/7). 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia yakni Rico Rohman juga mengatakan bahwa pengkaderan dimaksud menanamkan jiwa patriotisme dan mencetak kader Banser Ansor yang militan dan tangguh. "Diharapkan usai Diklatsar ini akan muncul kader-kader baru yang militan dan tangguh menghadapi segala tantangan di kehidupan sehari-hari," kata pria asal Ranting Tepanas tersebut.

Ada sejumlah materi yang disampaikan kegiatan berlangsung. Di antaranya masalah Ansor yang disampaikan Muhammad Masyhur selaku Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Lamongan.

“Materi berikutnya adalah terkait Banser yang dibawakan Nur Hadi selaku Ketua Satkorcab Banser Lamongan,” katanya. Juga penguatan Aswaja oleh KH Bi'in Abdus Salam yang juga Ketua Pengurus cabang NU Lamongan, lanjutnya.

Tampil pula Faizin perwakilan dari Pimpinan Wilayah Ansor Jatim yang membahas terkait NU, serta wawasan kebangsaan oleh Gus Syahrul Munir dari Pondok Pesantren  Sunan Drajat.

Bahkan peserta juga mendapatkan pendalaman masalah intelijen yang dipaparkan anggota Kodim Lamongan, serta pendidikan baris-berbaris oleh anggota Koramil  Paciran.

“Kegiatan juga diisi pengetahuan dan pendalaman lalu lintas oleh anggota Polsek Paciran, dan terakhir ditutup dengan caraka malam,” pungkasnya. (Red: Ibnu Nawawi)