Kader NU Minimal Bisa Ngimam Sembahyang dan Pimpin Tahlil
NU Online · Jumat, 23 Januari 2015 | 13:04 WIB
Jombang, NU Online
Tidak ada ketentuan bahwa generasi muda penerus NU diharuskan memiliki kapasitas ilmu agama yang tinggi. Namun, generasi muda NU sekurang-kurangnya bisa menjadi imam sembahyang lima waktu dan membaca Al-Quran sesuai tajwid.
<>
Demikian disampaikan Ketua IPNU Jombang Abdul Rosyid dalam sambutan pelantikan IPNU Tebuireng di aula KH Muhammad Ilyas lantai dua pesantren Tebuireng Jombang, Kamis (22/1) malam.
“Kader NU yang ideal ya harus bisa baca kitab. Tidak bisa, minimal bisa jadi imam sholat, khotbah, tahlil, dan lain-lain,” kata Abdul Rosyid di hadapan puluhan pengurus IPNU Tebuireng.
Sementara Kepala pesantren Tebuireng H Ainur Rofiq menambahkan, kader NU terbaik tidak hanya pintar kitab kuning. Ia yang tidak kurang pentingnya mengaplikasikan substansi dari kitab kuning tersebut. (Abror/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
3
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
4
Khutbah Bahasa Jawa: Bungaha kelawan Rahmat Paling Agung — Kanjeng Nabi Muhammad saw
5
Mabes TNI Minta Masukan PBNU soal Rencana Pemindahan Makam Pahlawan Nasional ke Daerah Asal
6
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
Terkini
Lihat Semua