Daerah

Jangan Jadikan Masjid Tempat yang Menakutkan

NU Online  ·  Sabtu, 12 Mei 2018 | 09:30 WIB

Bogor, NU Online

Forum Masjid Citra Indah City (FMC) bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Lembaga Ta'mir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTMNU) Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengadakan Pelatihan Manajemen Masjid. Kegiatan diselenggarakan di Komplek Cikal Harapan, Jonggol, Sabtu (12/5).


Kegiatan ini diikuti puluhan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid atau DKM yang berasal dari  seluruh masjid Kompleks Citra Indah City dan sekitarnya.  Pihak panitia menghadirkan dua pemateri yakni KH Agus Riadi selaku Ketua PC LTMNU Kabupaten Bogor dan Ustadz Ahmad Yani dari Dewan Masjid Indonesia Pusat. 


Kiai Agus Riadi memaparkan pentingnya memakmurkan masjid dan mensejahterakan umat. "Masjid merupakan rumah Allah. Karenanya harus menjadi pusat ibadah, pusat meraih rahmat, juga pusat persatuan nahdliyin dalam menguatkan silaturahim kebangsaan dan menjadi benteng NKRI," katanya di hadapan peserta pelatihan. 


Dirinya melakukan kritik lantaran sebagian masjid kini telah berubah menjadi tempat yang justru menakutkan. “Dapat disaksikan ada beberapa masjid yang sengaja dibangun, lalu mengundang penceramah yang hanya pandai mencaci-maki, berteriak bid'ad, syirik, kafir,” ungkapnya. 


Sejumlah masjid tersebut sengaja hanya mengundang muballigh yang sanad keilmuannya tidak jelas. “Mereka dipasang untuk menebar fitnah dan hoaks sehingga umat dan bangsa ini terprovokasi,” katanya. 


Kiai Agus mengingatkan bahwa Allah SWT mengutus Nabi Muhammad sebagai rahmatan lil 'alamin. “Dan di antara tempat turunnya rahmat itu adalah di masjid,” sergahnya. 


Melihat hal ini, hendaknya warga NU atau nahdliyin tidak tinggal diam. “Nahdliyin harus berperan aktif dalam menghidupkan masjid dan mensejahterakan jamaah dan umatnya,” terangnya. Dan hal tersebut jelas membutuhkan ilmu manajemen masjid dan arahan dari para sesepuh dan kiai NU, lanjutnya. 


"Kita harus mencontoh Rasulluah dan para ulama NU yakni dengan menyampaikan dakwah secara ramah, bukan marah-marah, bukan memfitnah di atas mimbar,” tegasnya.


Oleh sebab itu, pada kesempatan tersebut Kiai Agus menyampaikan pentingnya nahdliyin memakmurkan masjid. “Tidak hanya dengan aktif mengurusnya, tapi juga harus rajin bersedekah melalui kotak amal atau kaleng yang disebarkan oleh muharrik dakwah dan muharrik masjid,” pesannya. Karena kalau masjid makmur, umat akan sejahtera. Demikian pula perekonomian bangsa pasti meningkat pesat dan NKRI pasti jaya, lanjutnya.


Di akhir pelatihan, Kiai Agus memberikan beberapa jilid Al-Qur'an dan poster agenda LTMNU secara simbolis kepada panitia. (Red: Ibnu Nawawi)