IPNU Probolinggo Gelar Turnamen Futsal IPNU Cup 2014
NU Online · Kamis, 1 Mei 2014 | 10:01 WIB
Probolinggo, NU Online
Untuk lebih mempererat ikatan silaturahim antarpengurus, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Probolinggo, Jawa Timur menggelar turnamen futsal IPNU Cup tahun 2014. Kegiatan ini dibuka secara resmi Ketua PC IPNU Kota Probolinggo Abdul Jalal, Kamis (1/5).
<>
Turnamen ini diikuti 4 anak cabang IPNU yang ada di Probolinggo. Mereka ialah PAC IPNU Kedopok, Kanigaran, Kademangan, dan Wonoasih. Digelar sehari, turnamen ini menggunakan permainan sistem gugur.
Abdul Jalal mengatakan, turnamen ini digelar untuk menjalin hubungan lebih akrab seluruh pengurus anak cabang IPNU di Probolinggo.
“Turnamen ini bisa menjadi wadah pengembangan bakat pengurus IPNU di cabang olahraga futsal. Dengan demikian, bakat itu bisa disalurkan yang nantinya bisa ditingkatkan ke level yang lebih tinggi,” kata Jalal.
Ia berharap pada turnamen futsal ini agar para pengurus semakin mempererat rasa cinta terhadap organisasi dan rasa persaudaraan yang kuat. “Yang terpenting lagi adalah saling memiliki dalam hal memperjuangkan IPNU ke depan,” tegasnya.
Turnamen futsal IPNU Cup ini disambut positif Ketua PAC IPNU Wonoasih Hijjul Baiti Manis Tatok. Menurutnya, turnamen ini bisa menjadi momentum para pengurus IPNU di semua tingkatan untuk membesarkan organisasi.
“Kami tidak mementingkan hasil turnamen ini. Paling tidak solidaritas pengurus IPNU lewat kegiatan ini lebih terjaga. Dengan demikian koordinasi akan semakin mudah dalam menjalankan program IPNU di Kota Probolinggo,” ungkapnya.
Juara pertama dalam turnamen ini dimenangkan tim futsal PAC IPNU Kademangan yang disusul PAC IPNU Kedopok di urutan kedua. Sedangkan PAC IPNU Kanigaran berada di urutan ketiga. Sementara PAC IPNU Wonoasih harus puas berada di juru kunci alias peringkat keempat. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khutbah Jumat: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Bersyukur atas Kelahiran Rasulullah
3
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
4
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
5
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
6
Kapolda Metro Jaya Diteriaki Pembunuh oleh Ojol yang Hadir di Pemakaman Affan Kurniawan
Terkini
Lihat Semua