Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Harlah Pergunu di Kota Banda Aceh Diisi Workshop Pengembangan Diri

Harlah Pergunu di Kota Banda Aceh Diisi Workshop Pengembangan Diri
Pergunu Kota Banda Aceh berharap agar ke depannya guru-guru dapat berpartisipasi mengikuti kegiatan pengembangan diri.
Pergunu Kota Banda Aceh berharap agar ke depannya guru-guru dapat berpartisipasi mengikuti kegiatan pengembangan diri.

Banda Aceh, NU Online

Memperingati Harlah ke-69 Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Banda Aceh menggelar pelatihan Penyusunan Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK) bagi Guru Pemula. Acara ini diselenggarakan di Aula FTK UIN Ar-Raniry, Senin (29/3).

 

"Alasan kenapa kita buat kegiatan seperti ini yaitu untuk pengembangan diri bagi guru-guru, dalam rangka peningkatan kapasitas guru dan persoalan jabatan fungsional guru terkait dengan usulan kenaikan pangkat," kata Ketua Pergunu Kota Banda Aceh Tgk Fakhrul Rijal.

 

Tgk Fakhrul Rijal mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh 35 peserta yang merupakan perwakilan guru MIN, MTs, MA di Kota Banda Aceh. Salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi oleh guru dalam rangka pengurusan kenaikan pangkat ialah mengikuti kegiatan pengembangan diri seperti diklat fungsional, workshop, seminar, loka karya.

 

"Karena salah satu syarat untuk kenaikan pangkat guru-guru itu harus mengikuti kegiatan pengembangan diri sesuai dengan pangkatnya, mulai dari golongan 3A sampai golongan 4. Oleh karena itu, salah satu upaya yang kita lakukan untuk pemenuhan itu adalah Pergunu coba menggelar kegiatan workshop. Selain untuk pemenuhan pengembangan diri juga untuk menambah pengetahuan, meningkatkan kapasitas guru," ujar pria yang juga Wakil Ketua I Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nahdlatul Ulama Aceh itu.

 

Ismail Darimi Sektretaris Pergunu Kota Banda Aceh berharap agar ke depannya guru-guru dapat berpartisipasi mengikuti kegiatan pengembangan diri meskipun itu harus berbayar.

 

Pasalnya, kata Ismail, pemerintah tidak setiap waktu dapat menyelenggarakan kegiatan pelatihan bagi guru, mengingat keterbatasan anggaran daerah.

 

"Guru harus mengubah pola pikirnya bahwa untuk kepentingan pemenuhan pengembangan diri itu tidak bisa kita berharap pada kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah karena dana pemerintah juga terbatas," tandasnya.

 

Workshop Penyusunan Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK) menghadirkan pemateri guru berprestasi nasional Suhelli. Kegiatan pelatihan guru diselenggarakan dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak aman.

 

Kontributor: Helmi Abu Bakar
Editor: Kendi Setiawan


Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya