Enam Qori’ Semarakkan Lailatul Qiro’ah Pesantren Zaha Genggong
NU Online · Selasa, 30 Juni 2015 | 02:05 WIB
Probolinggo, NU Online
Malam Lailatul Qiro’ah yang digelar oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Zainul Hasan (Zaha) Genggong Desa Karangbong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo, Jum’at (26/6) malam lalu terasa berbeda dan memukau hadirin. Sebab sedikitnya ada enam qori’-qori’ah tingkat nasional dan regional yang tampil membacakan Al Qur’an. Kehadiran suara mereka memukau para hadirin yang hadir malam itu.<>
Tiga dari enam pembaca Al Qur’an itu adalah santri dari Ponpes Zaha Genggong tersebut. Tampil paling awal adalah M. Rozin Pramana, peserta terbaik Aksioma se-Jawa Timur tahun 2015. Selanjutnya Ainun Nisa’, juara 2 MTQ Kabupaten Probolinggo tahun 2014. Ketiga M. Ilyas Rifaldi, juara ketiga MTQ Nasional di UIN Malang 2014. Semuanya berstatus sebagai siswa MA Zainul Hasan 1 Genggong.
“Mereka yang tampil pada malam Lailatul Qiro’ah itu adalah putra dan putri terbaik Ponpes Zaha Genggong. Mereka tentu akan menjadi contoh yang baik bagi para santri lainnya,” kata Sekretaris Ponpes Zaha Genggong Taufiq Hidayat, Senin (29/6).
Selain tiga qori’-qori’ah itu, ada tiga pembaca lagi yang tampil. Mereka adalah Ustadz Satun, Ustadz Usman dan Ustadz H Ibnu Mas’ud. Mereka adalah para qori’ yang bernaung di bawah PW Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz (JQH) NU Jawa Timur.
Lailatul Qiro’ah ini merupakan agenda rutin yang digelar Ponpes Zaha Genggong setiap tahun. Taufiq mengatakan, selain menampilkan qori’-qori’ah terbaik, Lailatul Qori’ah yang digelar di halaman Masjid Al Barokah itu juga untuk haul Almarhumah Al-‘Arifah Billah Nyai Hj. Himami Hafshawaty yang ke-25. Kegiatan tersebut diawali dengan penampilan Jam’iyyatul Hadrah Al-Hasanain Pesantren Genggong.
“Tujuan Lailatul Qiro’ah adalah untuk mengagungkan Al Qur’an. Khususnya pada bulan suci Ramadhan yang suci. Tentunya tahun depan akan digelar kembali dengan semangat yang sama,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Fathoni)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
3
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
4
Khutbah Bahasa Jawa: Bungaha kelawan Rahmat Paling Agung — Kanjeng Nabi Muhammad saw
5
Mabes TNI Minta Masukan PBNU soal Rencana Pemindahan Makam Pahlawan Nasional ke Daerah Asal
6
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
Terkini
Lihat Semua