Daerah

Belum Sebulan Dibentuk, UPZIS Plandaan Santuni Yatim di Sejumlah Titik

NU Online  ·  Senin, 4 Juni 2018 | 04:00 WIB

Jombang, NU Online
Unit Pengumpul Zakat Infaq dan Sedekah (UPZIS) di lingkungan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pelandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur terhitung belum genap satu bulan dibentuk. 

Namun, sudah memiliki banyak program yang direalisasikan pada Bulan Ramadhan 1439 Hijriah ini. "UPZIS yang belum genap satu bulan terbentuk di bawah ketua Abdul Choliq terus konsolidasi dengan ranting-ranting NU di wilayah Kecamatan Plandaan," kata Direktur LAZISNU Jombang Ahmad Zainudin, Senin (3/6).

Di antara kegiatan yang sudah disusun Petugas UPZIS MWCNU Plandaan mulai dari santunan anak yatim di berbagai titik, pembagian paket kepada Marbot Musholla hingga Turba (turun ke bawah). 

Mereka memulainya beragam program tersebut dari santunan anak yatim serta pembagian sejumlah paket kepada Marbot Musholla dilaksanakan pada Sabtu (2/6) lalu. Kala itu menggandeng Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor setempat. 

"Tanggal 2 Juni 2018 santunan yatim dhuafa bareng PAC Ansor Plandaan dengan penerima 20 yatim dhuafa serta pembagian Marbot Musholla 10 paket," ujarnya.

Selanjutnya disusul dengan kegiatan santunan anak yatim di titik yang berbeda pada 6 Juni 2018 mendatang. Pada kesempatan ini UPZIS Plandaan sekaligus gelar Turba ke MWCNU setempat. 

"Tanggal 6 Juni 2018 santunan yatim dhuafa bersama Turba MWCNU Plandaan dengan penerima  20 yatim dhuafa di desa Plabuhan," ucapnya.

Kemudian pada tanggal 9 Juni 2018, lagi-lagi menggelar santunan terhadap yatim dhuafa bersamaan Turba MWCNU Plandaan di desa Tondowulan dengan penerima 20 yatim dhuafa. 

"Tanggal 10 Juni 2018 juga santunan yatim dhuafa di Desa Jatimlerek dengan penerima 20 yatim dhuafa waktu pukul 15.00 WIB hingga selesai," tutur Gok Din sapaan akrabnya.

Gok Din menjelaskan sejumlah program di atas berkat Voucher Ramadhan dari Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jombang. Voucher Ramadhan tersebut dijual belikan kepada warga nahdliyin khususnya dengan harga 20 ribu perlembar. 

Hasil dari penjualan voucher kemudian dikumpulkan dan disalurkan kepada warga yang membutuhkan melalui program-program yang disusun UPZIS di lingkungan MWCNU Plandaan. Salah satunya program santunan anak yatim dan pembagian paket kepada Marbot Musholla.

"UPZIS Plandaan terbukti mampu fundraising secara mandiri dari dan untuk masyarakat Plandaan," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)