Warta

Konferensi Pers Aktivis di PBNU Tidak Terkait PBNU

Ahad, 10 Oktober 2010 | 15:19 WIB

Jakarta, NU Online
Puluhan aktivis Ahad siang, 10 Oktober 2010, menggelar konferensi pers di Aula Lt.8 Gedung PBNU, menyuarakan ketidakpuasannya atas kinerja pemerintahan SBY selama memegang kekuasaan. Dimotori aktivis Gerakan Indonesia Bersih, Adhie Masardi, para aktivis juga berencana menggelar aksi tanggal 20 Oktober, tepat 1 tahun SBY menjabat di periode keduanya.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H. As'ad Said Ali menyatakan, acara tersebut tidak ada kaitannya dengan PBNU. "Acara itu bukan acaranya PBNU. Jika ada bagian dari PBNU yang terlibat, maka itu hanya oknum dan sikap dia adalah cerminan dari sikap pribadinya," katanya kepada NU Online, Ahad malam (10/10).<>

Dijelaskan oleh As'ad, PBNU periode ini berkomitmen untuk tidak terlibat politik praktis dan tidak mengijinkan para pengurus hariannya, terjun ke dalam kegiatan politik praktis. "Itu hasil keputusan rapat pengurus PBNU bulan Juni lalu," jelasnya.

Lebih lanjut As'ad menjelaskan, Aula Lt.8 Gedung PBNU memang terbuka untuk umum. Aula itu dapat dipinjamkan kepada siapa pun yang ingin mengadakan kegiatan seperti seminar dan diskusi. Namun hanya dibolehkan sejauh tidak menyangkut politik praktis.

As'ad menyesalkan diijinkannya press conference tersebut di PBNU. "Acara semacam itu pada dasarnya tidak dibolehkan di Gedung PBNU," tandasnya. (vic)


Terkait